TBOnline, SUKABUMI ¦ Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, H. Iwan Ridwan, teguh memperjuangkan dan mengawal kepentingan ratusan petani di 3 kecamatan yang membutuhkan perbaikan Bendungan Cibungaok yang berlokasi di Desa Kutasirna, Kecamatan Cisaat. Ia bahkan memastikan anggaran perbaikan bendungan yang rusak dan mengakibatkan sekitar 45 Ha lahan sawah tak bisa dialiri air, bisa dialokasikan tahun ini. Hal ini terungkap saat rapat DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), pada Senin (20/7/2026).
“Saya ingin memastikan ya, semua yang menjadi rekomendasi di DPRD yang lewat komisi-komisi ini bisa tertulis dan ada di KUA PPAS. Kemarin saya ke BPKAD, minta tolong cari perbaikan Bendungan Cibungaok, katanya tidak ada. Ini maksudnya sudah jelas ya, di DPRD juga sudah jelas. Sementara yang disuarakan udah sekian lama ternyata diperiksa juga tidak ada. Tapi saya masih optimis, apa ini memang disimpan di perubahan atau di murni, kan kita tidak tahu ya,” katanya.
Ditegaskannya, untuk perbaikan Bendungan Cibungawok, kemudian dampak bencana di Caringin, penataan desa di Nagrak Utara, akan tetap dikawal hingga detail rincian programnya.
“Untuk itu, tentu kita mohon penjelasannya, meski kita juga berpikir realistis terkait dengan anggaran. Jadi kita sebenarnya sangat menunggu, agar pemerintah daerah ini setahap demi setahap. Karena ini sumbernya tidak lain dari pendapatan asli daerah,” ujar Ketua Komisi 1 DPRD ini.
Kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, sebagai Pimpinan TAPD, Iwan Ridwan juga menyampaikan beberapa hal kritik terkait penurunan target realisasi anggaran, diantaranya Retribusi PBG dan Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan Minuman. /(Adv)






