Pengurus FORSIWASI Tak Terima Ucapan Hotman : Kalau Tak Diusut, Boikot Giat Kepolisian

TBOnline, BANDUNG ¦ Pengurus Forum Silaturahmi Wartawan Senior Indonesia (FORSIWASI) Awaluddin Ardiwijaya, mengecam keras ucapan ‘lu punya otak enggak?’, pengacara Hotman Paris Hutapea, yang dinilai merendahkan profesi wartawan.

“Kurang ajar tuh, ucapannya sangat menyakitkan. Justru, yang tidak punya otak adalah Sdr. Hotman Paris. Saya pengurus FORSIWASI mengecam ucapan Hotman Paris dalam konferensi pers di Kejagung tersebut. FORSIWASI tetap akan mengawal laporan PWI ke Polda Metro Jaya, mengawal hingga ke pengadilan lanjut ke penjara. Demikian, salam sehat,” ucap Awaluddin, melalui pesan WA, Selasa (21/7) malam.

Bacaan Lainnya

Wartawan senior ini menambahkan, dari zaman Presiden Soeharto ia telah mengenal ribuan pengacara yang lebih senior dan kondang, namun tidak ada yang berkelakuan seperti Hotman Paris.

“Perlu kita akui, sejak dulu pengacara, artis atau seniman, dengan wartawan itu hubungannya bagaikan ikan dalam air. Namun, di zaman Prabowo ini, si Hotman Paris sudah sangat melukai hati wartawan. Saya tidak terima. Kalau Kapolri dan Kapolda tidak serius mengusut kasus penghinaan terhadap profesi wartawan yang dilakukan Hotman Paris ini. Maka semua kegiatan kepolisian harus diboikot,” tegasnya.

Pernyataan Kontroversial Hotman Paris

Dalam jumpa pers pada Jumat (17/7) di Kejagung lalu, Hotman Paris, sebagai kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, saat ditanya wartawan mengenai adanya agenda tersembunyi terkait penetapan kliennya sebagai tersangka, menjawab dengan nada menghina.“Tanya kakekmu masa tanya gue. Tanya kakekmu lah ya. Bukti sudah gue enggak tahu agendanya apa ya. Lu udah deh, saya enggak tahu agendanya. Lu jangan tanya ini. Udah deh shut up. Saya enggak tahu mana bisa gua menafsirkan maunya orang, udah saya jawabannya lu harusnya tahu,” katanya.

Hotman Paris saat itu bahkan menyebut wartawan pengecut jika tak bertanya ke Polri. “Makanya malam ini kalian langsung ke Mabes Polri tanya kalau kau bukan pengecut,” katanya.

Lalu muncul pertanyaan dari seorang wartawan: “Apakah Pak Febrie merasa dikriminalisasi?”

Lalu dijawab Hotman.

“Menurut kau gimana? Lu punya otak enggak? Lu jawab dulu menurut kau gimana kalau tiba-tiba kalau kau tiba-tiba digeledah rumah lu sampai celana-celana lu misalnya dipamerkan itu tanpa diperiksa saksi apa pun itu namanya apa? Jawab sendiri. Jawab sendiri dulu,” ucapnya saat itu.

Belakangan, Hotman telah membuat permintaan maaf atas pernyataanya tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *