Hikayat Hibah 2025 : Proyek (MUBAROKAH) Gedung MUI 2,8 Miliar MANGKRAK, Siapa Oknum Dibalik Sayaka Berkah Utama (Tulisan Kedua)

Proyek gedung MUI Kabupaten Sukabumi senilai Rp2,8 Miliar diduga mangkrak dan jadi sorotan publik (sumber foto : suararakyat.info)

TBOnline, SUKABUMI ¦ Berada di Komplek Pusbangdai (Pusat Pengembangan Dakwah Islam) Cikembang, proyek pembangunan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi senilai Rp. 2.848.800.000., yang dianggarkan melalui dana hibah TA 2025 diduga mangkrak. Di lokasi, proyek gedung MUI ini tampak seperti terbengkalai tanpa kelanjutan aktivitas pembangunan. 

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait soal kelanjutan pembangunan proyek gedung MUI yang dikerjakan CV. Sayaka Berkah Utama ini. Tanpa transparansi, spekulasi pun menguap, proyek ini diduga hanya sebagai kadeudeuh dukungan tahun politik 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

“Sudah lama berhenti. Sekarang mah kayak bangunan kosong saja, mungkin yang tinggal cuma ‘penghuni tak kasat mata’,” tutur seorang warga sekitar, dikutip dari suararakyat.info, Rabu (1/4).

Diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi, termasuk salah satu instansi yang menerima hibah terbesar dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi pada tahun 2025 kemarin. Disalurkan melalui Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi, MUI kebagian hibah sebesar Rp8 Miliar. Sementara kolega yang lain, PPIHD menerima Rp2 Miliar, lalu TPHD Rp600 Juta. Akankah proyek gedung MUI di Komplek Pusbangdai Cikembang, akan bernasib serupa dengan proyek GICC Cicurug? Wallahualam.

Sekedar informasi, beberapa lembaga penerima hibah tahun 2025 dari Pemkab Sukabumi yang memerlukan informasi lebih lanjut, diantaranya Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) yang kini dipimpin Hj. Rina Rosmaniar Japar (2025-2030) yang menerima sebesar Rp500 Juta, serta Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Sukabumi Rp950 Juta, keduanya di sponsori Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi. Kemudian, belanja hibah kepada BUMDesa Bersama Transformasi sebesar Rp600 Juta oleh DPMD Kabupaten Sukabumi. Selanjutnya, Disbudpora yang bertanggungjawab dalam penyaluran hibah Rp900 Juta kepada Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kabupaten Sukabumi, dan KNPI Kabupaten Sukabumi sebesar Rp1 Miliar. Berikutnya, Dinas Pariwisata (non lembaga) senilai Rp662 Juta. Sedangkan Dinas Peternakan diterpa kabar tak sedap, dengan dugaan banyaknya lembaga / kelompok tani (poktan) fiktif.

Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukabumi yang mengalokasikan uang hibah paling gemuk, diantaranya untuk FKDT senilai Rp6 Miliar, Gedung Asrama Haji Rp50 Juta, MUI Kabupaten Sukabumi Rp8 Miliar, PPIHD sebesar Rp2 Miliar, TPHD Rp600 Juta. Ada juga hibah senilai Rp925 Juta kepada DPK KORPRI oleh BKPSDM. Lanjut, Polres Sukabumi Kota Rp650 Juta, Saber Pungli Kabupaten Sukabumi Rp500 Juta, FKDM sebesar Rp100 Juta, yang disalurkan melalui Bakesbangpol Kabupaten Sukabumi. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *