TBOnline, SUKABUMI ■ Bencana alam (geologi) berupa tanah bergerak mengakibatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan, yang terjadi dalam minggu-minggu ini di Kampung Nyalindung, RT04 / RW05, Desa Pasir Suren, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, mendorong kepedulian Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang (Marcab) Kabupaten Sukabumi, untuk terjun langsung membantu warga terdampak.
“Di saat banyak terjadi bencana di Palabuhan Ratu maupun wilayah lain di Kabupaten Sukabumi, alangkah baiknya kita Ormas dan LSM peduli dan membantu secara langsung warga masyarakat terdampak, serta juga mendorong pemerintah daerah untuk segera memberikan solusi terhadap masalah kebencanaan ini. Kita kesampingkan dulu masalah-masalah yang lain karena disaat bencana begini rasa kemanusiaan harus diutamakan,” ungkap Ketua LMP Marcab Kabupaten Sukabumi Fauzi Yahya di lokasi.
Diketahui, data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi laporan terkait bencana tanah bergerak terjadi di Kecamatan Palabuhanratu yaitu Desa Pasirsuren dan Desa Tonjong, kemudian Desa Limusnunggal (Kecamatan Bantargadung), Desa Cikakak (Kecamatan Cikakak), Desa Pasirbaru (Kecamatan Cisolok) dan Desa Sampora (Kecamatan Cikidang).
Adapun dampak terbesar akibat bencana geologi ini terjadi di Kampung Nyalindung dimana sebanyak 30 rumah warga mengalami kerusakan.
“Untuk di Kampung Nyalindung ini sebenarnya sudah terjadi setahun lalu. Namun saat itu yang terdampak hanya 4 rumah, hari ini puncaknya mencapai 30 rumah terdampak,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi Wawan Godawan.
Menurut Wawan, bencana gerakan tanah tersebut di antaranya terjadi saat hujan mengguyur dengan intensitas tinggi, untuk itu ia mengimbau warga Sukabumi untuk tetap waspada, apalagi bila hujan turun dengan intensitas tinggi dengan waktu yang lama. Joy






