Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020 Coblos Nomor 1 Adjo Sardjono – Iman Adinugraha

Nasional Pemerintah Kota Sukabumi

Jumat, 23 Oktober 2020 - 15:18 WIB

1 bulan yang lalu

Kecewa Pelayanan RS Kartika Kasih, H. Ace Herlina : Kalau Anggota DPRD Saja Diperlakukan Begini, Apa Kabar Masyarakat Miskin

TBOnline [SUKABUMI] — Klarifikasi pihak RS Kartika Kasih, Kota Sukabumi melalui dr. Han, terkait dugaan pelayanan tidak maksimal atas anggota DPRD Kabupaten Sukabumi H. Ace Herlina hanya masalah teknis dan keterlambatan rujukan, dibantah oleh politisi PDI Perjuangan ini.

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari PDI Perjuangan, H. Ace Herlina (Foto : Sekretariat DPRD)

Baca juga : Anggota DPRD Ace Herlina Tuding Pelayanan Buruk, RS Kartika Kasih Berikan Klarifikasi

Dihubungi melalui sambungan telepon hari ini, Jum’at (23/10/2020), anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Sukabumi yang saat ini sedang menjalani perawatan di RS Bunut (RSUD R Syamsudin SH) ini menjelaskan ia sejak awal sudah merasa dipermainkan oleh pihak RS Kartika Kasih.

RS Bunut, yang kini menangani H. Ace Herlina politisi PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kabupaten Sukabumi (Foto : FA)

“Misalnya pihak manajemen RS Kartika Kasih memang mengarahkan atau kita dituntut untuk membayar umum. Jadi begini, kita kan dapat kartu BPJS dari DPRD untuk kelas 1. Saat itu istri saya mengajukan supaya saya bisa dirawat di ruang VIP dengan membayar selisih biaya karena naik kelas. Namun ditolak resepsionis dan manajemen RS Kartika, kata nya tidak bisa. Padahal waktu itu adik saya yang di dinas kesehatan konfirmasi ke BPJS, kata pihak BPJS bisa,” ujar Ace Herlina.

Karena saat itu istri jengkel, lanjut Ace, kemudian menyatakan akan membayar tarif pelayanan umum saja.

“Itu karena saking jengkelnya istri,” tegas Ace.

dr. Hans yang mewakili RS Kartika Kasih saat memberikan klarifikasi kepada TBO terkait penanganan medis H. Ace Herlina (Foto : TBO)

Selain itu, Ace juga menyangkal alasan RS Kartika Kasih melalui dr. Hans yang menyebutkan masalah ini hanya terkait koordinasi atau rujukan yang telat.

“Setahu saya mereka berkoordinasi tidak melalui manajemen rumah sakit. Istri saya tahunya dari WA, WA nya saja tidak dibuka. Dia bilang ruang isolasi di RS Bunut dan RS Sekarwangi penuh. Saya ada orang di Bunut, ternyata ruang isolasi banyak yang kosong,” tukasnya.

Atas perlakuan yang dialaminya ini, Ace mengaku akan tetap melanjutkan perkara ini.

“Saya nggak akan sampai disini, saya mau teruskan. Kalau saya sebagai anggota DPRD saja diperlakukan seperti ini, apa kabar masyarakat miskin. Saya bukan sakit dengan diri saya, akan lebih sakit lihat masyarakat kecil bila diperlakukan seperti ini. Kita punya UU kesehatan, bahwa ada perlindungan untuk pasien. Jadi ini tidak bisa dibiarkan,” tandasnya. Ilham A.R

Artikel ini telah dibaca 399 kali

Jangan Lupa Tanggal 9 Desember 2020, Pilih Pasangan AMAN nomor 1 ( Adjo – Iman )
Baca Lainnya