Pupus Harapan OB Muda Klinik Bunda Novel (KBN), Hamdan Dipecat Pesangon Tak Dapat

TBOnline, DEPOK ¦ Hamdan (17) pemuda warga Kampung Pulo, Kota Depok, harus menelan kenyataan pahit saat diberhentikan dari tempat ia bekerja di Klinik Bidan Novel (KBN) 1 di Jl. Situ Asih No.02, Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, Jawa Barat, setelah lebih kurang satu tahun bekerja disana.

Hamdan berkisah, sepengetahuannya persoalan yang menyebabkan ia diberhentikan dari KBN yang hanya berjarak ± 200 meter dari kediamannya ini karena urusan sepele, hanya lantaran keakrabannya dengan suami sang pemilik KBN, bidan Novelita Damanik. Namun, hal yang lebih menyesakkan hati Hamdan ialah minimnya perhatian pihak KBN paska ia diberhentikan, meski saat ia bekerja harus menerima pembayaran yang tidak sesuai dengan kesepakatan yang sebelumnya diatur manajemen KBN.

Hamdan (OB Klinik Bunda Novel) yang dipecat tanpa pesangon (foto : tbo)

“Saya bekerja hampir 1 tahun sejak sekitar bulan Oktober 2022, saat mulai bekerja di gaji Rp900 ribu selama 3 bulan karena dalam masa training, perjanjian dengan manajer setelah training akan menerima Rp1,3 juta sampai Rp1,5 juta, nyatanya saya hanya menerima pembayaran Rp1,1 juta, saat saya menanyakan hal ini pihak manajemen KBN hanya mengatakan akan membicarakannya nanti, meski sampai saya berhenti bekerja yang saya terima tetap Rp1,1 juta. Padahal selama bekerja saya tidak pernah melakukan kesalahan atau melawan perintah bos (atasan). Yang saya tahu, hanya karena saya dekat dengan Bapak P (mantan suami Bidan Novel, red) sedangkan bunda Novel mungkin tidak suka dengan mantan suaminya itu, sementara sebagai bawahan setahu saya pak P juga kan pemilik dari klinik tersebut, apalagi saya dengan pak P kan sudah kenal lama,” katanya pekan lalu.

Pemuda lulusan SMP yang tidak melanjutkan pendidikan karena faktor ekonomi ini berharap pihak manajemen KBN 1 dapat lebih memperhatikan nasibnya, karena saat diberhentikan Hamdan sama sekali tidak menerima apa pun. 

“Harapan saya sih, mohon supaya bunda Novel bisa dapat menghargai dengan melihat apa yang sudah saya lakukan untuk KBN 1, karena sampai saat ini saya masih mencari pekerjaan yang lain untuk membantu ekonomi kedua orang tua,” kata Hamdan.

Novelita Damanik, pemilik dari KBN (Klinik Bidan Novel) yang viral dengan metode persalinan tiup-tiup

Sementara itu, bidan Novelita Damanik saat dikonfirmasi TBO melalui pesan WA terkait nasib Hamdan di KBN 1 ini tidak memberikan respon apapun, malahan belakangan nomor kontak TBO di blokir bunda Novel.

Diketahui, sosok Novelita Damanik kini jadi idola kaum ibu-ibu karena metode uniknya dalam melakukan persalinan yakni dengan cara tiup-tiup, bahkan nama Klinik Bidan Novel (KBN) kini tengah viral di jagat maya. pencus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *