TB- Online, Way Kanan – Langkah positif Toni Okta Putra, tokoh pemuda sekaligus Ketua Karang Taruna Kampung Banjar Masin, Kecamatan Baradatu, Kabupaten Way Kanan, Lampung yang bersama pemuda setempat memprakarsai pengajian dan tausyiah yang diadakan setiap malam minggu patutlah diteladani dan didukung.
Menurut Toni, salah satu hal yang melatarbelakangi pengajian dan tausiyah ini ialah rasa empati dirinya terhadap tanah kelahiran. “Saya selaku Ketua Karang Taruna Kampung Banjar Masin, sangat miris melihat keadaan di kampung tempat kelahiran saya. Bagaimana pandangan minus orang dari kampung tetangga atau luar kabupaten, yang memandang sebelah mata Kampung Banjar Masin yang hanya karena perbuatan segelintir orang,” katanya.
Menurut Toni selama ini banyak isu tak sedap dan pandangan negatif kepada kampungnya. Dari situ, lanjut Toni, dirinya mempunyai gagasan untuk mengadakan kegiatan positif keagamaan bagi pemuda dan pemudi di Banjar Masin. “Dengan dukungan tokoh agama,tokoh masyarakat dan Kakam Banjar Masin, serta Ketua Risma dan Rismawati termasuk para anggotanya, maka muncul ide untuk mengadakan pengajian dan tausyiah yang Insya Allah akan diadakan seminggu sekali. Setiap malam Minggu bergilir antar dusun pada tiap rumah pemuda ataupun pemudi,” tandasnya.
Gayung bersambut, menurut Toni banyak pemuda dan pemudi yang merespon positif dan kompak untuk menggelar pengajian dan tausyiah rutin tersebut. “Alhamdulillah keinginan pemuda pemudi ini tanpa paksaan sedikitpun. Karena menurut saya apabila kita selaku pemuda sudah mendekatkan diri pada Allah SWT, Insya Allah pandangan negatif dan cemoohan orang akan hilang dengan sendirinya. Semoga dari awal cemoohan itu akan timbul sisi positifnya. Kami selaku pemuda pemudi Kampung Banjar Masin akan menunjukkan kepada semua orang bahwa kampung kami nggak seburuk yang mereka pikirkan,” tegas Toni. (Tayib)






