TBOnline, JAKARTA ¦ Ada yang berbeda ketika memasuki musim penghujan tahun ini, ialah fenomena di Jalan Timbul, yang berada di Kelurahan Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tepatnya di lingkungan Rt007 / Rw04, yang tidak pernah mengalami banjir, namun tahun ini ketika hujan turun air sudah menggenang setinggi betis orang dewasa, Sabtu (4/11/2023) malam.
“Miris, padahal kanan kiri baru saja dilakukan pembuatan drainase, namun saluran ini seperti tidak berjalan sesuai perencanaan, asal-asalan dan tidak sesuai harapan warga,” ujar salah seorang warga Rt007.
Penyisikan di lokasi, diduga kuat proyek Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase Yang Terhubung Langsung Dengan Sungai, dengan nilai Rp1.712.525.960 yang dilaksanakan PT. Jaya Beton Indonesia, ini seakan hanya mengejar target dan tidak sesuai spek (ARB), karena kondisi pekerjaan di lapangan amburadul, sehingga air hujan malah tidak mengalir sebagaimana mestinya.
“Tolong pihak terkait, dalam hal ini Sudin Sumber Daya Air Kota Pemkot Jakarta Selatan, untuk melakukan kroscek ke lapangan, dan memberikan teguran atau sanksi kepada rekanan atau perusahan yang memenangkan tender proyek tersebut, karena dana yang dikeluarkan melalui APBD DKI Jakarta TA 2023 untuk proyek ini tidak kecil. Ini kan masih ada pemeliharaannya, jangan asal keluar dana tapi pekerjaan tidak maksimal,” kata sumber warga ini.
Jayadi Amin, warga asli Timbul, menambahkan selama ia tinggal di jalan ini belum pernah mengalami banjir, tapi anehnya setelah pembangunan drainase justru banjir terjadi.
“Harapan masyarakat, tolong secepatnya pihak terkait turun ke lapangan melakukan kroscek. Ini warga sudah resah,” ujarnya. sopian






