TBOnline, BANGKA BARAT ¦ Perairan DU 1553 IUP PT Timah Tbk, di bagian perairan Mentok Asin dan Tanjung Sawah mulai ngecam dan melakukan eksplorasi menggunakan PIP (tower) sesuai SPK yang telah terbit. Di lokasi berdiri pondok timbangan dan kelompok panitia kampung di pesisir pantai, kegiatan ini juga di monitor Babinsa dari Kodim 0431/Bangka Barat Sertu Adi Hermawan, Bhabinkamtibmas Bripka Aris, juga pihak Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok, Bangka Barat, Rabu (26/7/2023).
Fahrizal, salah satu pengawas perairan PT. Timah UPLB Mentok, menjelaskan beberapa pekan lalu pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat, yang juga di hadiri pihak Forkopimcam Mentok. 

“Hari ini kami mengecam ada 2 unit ponton (PIP) tower beraktivitas di lokasi perairan Mentok Asin, yang mana SPK ini dikeluarkan per CV mendapatkan 10 unit dahulu, dan ini sudah di verifikasi oleh PT. Timah bagian laut, sedangkan untuk Tanjung Laut SPK nya sudah keluar tapi unit nya belum ada buat pengecaman. Untuk mitra PT Timah di perairan Mentok Asin CV Timor Romelau, sedangkan Tanjung Sawah CV Bin Sahab dan di Tanjung Rafika Mandiri Sejahtera,” ungkap Fahrizal.
Dilanjutkan Fahrizal, harapan dari PT Timah semoga ada nya kegiatan pertambangan ini bisa memberikan hasil yang positif dan dapat mensejahterakan masyarakat.
Sementara itu, Gupari, kuasa lapangan CV Timor Ramelau, mengatakan untuk harga sesuai dengan kadar dan sesuai harga PT. Timah Tbk.
“Kalau naik maka kami naik, begitupun sebaliknya, kami selaku mitra ikut aja. Adapun untuk kadar 1,4 puter di hargai Rp100.000, dan potongan kompensasi Rp20.000 potongan untuk masyarakat,” kata Gupari.
Menurut Ketua Panitia Mentok Asin Fadli, dampak dari kegiatan ini positif dapat mengurangi pengangguran, yang jelas untuk panitia dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. fani tamzona






