Kompak Demi Kemajuan Bersama, Warga Penganak Gelar Rapat Akhir Tahun Bahas Pembangunan Masjid Al Istiqomah

TBOnline, BANGKA BARAT ¤ Warga Dusun Penganak, Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, menggelar rapat akhir tahun membahas anggaran pembangunan Masjid Al-Istiqomah, Jum’at (6/1/2023).

Dalam rapat ini, bendahara pembangunan masjid memaparkan secara terperinci sejumlah pemasukan, pengeluaran termasuk saldo akhir dana pembangunan masjid selama periode tahun 2022, diantaranya pemasukan yang diperoleh berasal dari : Sumbangan kapling Rp97.400.000, Sumbangan Hamba Allah Rp13.300,00, Sumbangan KIP Rp20.354.333, Sumbangan Dusun Rp73.531.900, Sumbangan Ponton Rp84.420.000, Sumbangan Petani Sawit Rp25.928.200, Sumbangan Nelayan (Semen) 213 Sak, Sumbangan Hamba Allah Rp300.000.000, Sumbangan Pengusaha Rp1.217.700.000, Sumbangan Warga (rumah ke rumah) Rp28.124.000, Sumbangan Nomor Ponton Rp10.100.000, Sumbangan Sukarela Rp4.180.000, Sumbangan Tambak Rp7.600.000, Sumbangan User² Rp599.000. Adapun total pemasukan (sumbangan) pembangunan Masjid Al Istiqomah pada tahun 2022 sebesar Rp1.883.057.444.Sementara, untuk pengeluaran (belanja) yayasan pada tahun 2022, diantaranya : Pemberdayaan Nelayan, Desa, Pemukiman Caynes, Kepemudaan Rp105.000.000 (Agustus), Kubah Masjid Al Istiqomah Rp525.000.000 (September), Material dan Upah Tenaga Kerja Rp41.929.000 (Oktober), Material dan Tenaga Kerja Rp80.468.000 (November), Material dan Upah Tenaga Kerja Rp69.255.000 dan Bayar Lahan Rp30.000.000 (Desember), Material Rp17.482.000 (Januari). Sehingga total pembelanjaan selama tahun 2022 sebesar Rp869.134.000

Bacaan Lainnya

Berdasarkan penghitungan jumlah pemasukan sumbangan yang dikurangi dengan jumlah pengeluaran (belanja), maka sisa dana pada Yayasan Al Istigomah sebesar Rp1.013.923.444.“Untuk tahun 2023 ini mari kita bersama-sama untuk kembali berupaya mencari sumber-sumber anggaran yang terdapat di dusun kita, yang akan kita gunakan untuk pembangunan masjid ini. Tidak masalah bertahap, seperti biasa asal ada dananya kita kerja kembali. Jadi untuk membangun masjid di dusun kita ini, kita gunakan semua potensi yang ada. Mari kita bergandeng tangan untuk kemajuan dusun yang kita cintai ini, kita harus kompak,” pungkas Kadus Marsidi dihadapan para warga. La Arafat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *