TBOnline, KOTA BIMA ¦ Yayasan Global Mitra Indonesia (GMI Peduli) di Kelurahan Penatoi, Kota Bima, menjadi pusat perhatian nasional sebagai lokasi dimulainya implementasi Program Makanan Bergizi Sekolah yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia, program ini menjangkau 190 titik di 26 provinsi. Yayasan GMI Peduli milik Haji Junwarda SH, yang berkedudukan di Penatoi, berperan aktif dalam mendukung program ini melalui penyelenggaraan “Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan Bagi Penjamah Makanan”.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara Yayasan GMI Peduli, Dinas Kesehatan (Ahli Gizi) Kota Bima, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) GMI Peduli, dan Kelurahan Penatoi, yang bertujuan untuk meningkatkan standar penyediaan makanan bergizi bagi siswa di sekolah-sekolah Kecamatan Mpunda, Kota Bima, bahkan yayasan ini ditetapkan sebagai percontohan di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Pelatihan ini dirancang untuk membekali para penjamah makanan dengan keterampilan, pengetahuan, dan kompetensi yang diperlukan dalam menjaga kebersihan dan keamanan pangan. Inisiatif ini sejalan dengan visi presiden untuk menciptakan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan berdaya saing melalui asupan gizi yang optimal.
Manfaat Program Makanan Bergizi Sekolah
– Meningkatkan Kesehatan dan Status Gizi Siswa : Program ini bertujuan untuk menyediakan makanan yang kaya akan nutrisi penting, seperti protein, vitamin, dan mineral, yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.
– Meningkatkan Konsentrasi dan Prestasi Belajar : Dengan asupan gizi yang cukup, siswa akan lebih fokus dan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik.
– Mencegah Stunting dan Kekurangan Gizi : Program ini diharapkan dapat membantu mencegah stunting dan kekurangan gizi pada anak-anak, yang dapat berdampak negatif pada perkembangan fisik dan kognitif mereka.
– Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Lokal : Program ini dapat menciptakan peluang bagi petani dan produsen makanan lokal untuk memasok bahan baku makanan bergizi kepada sekolah-sekolah.
Ketua Yayasan GMI Peduli Haji Junwarda SH, menegaskan komitmen penuh yayasannya untuk mendukung program nasional ini.
“Sebagai yayasan yang berdomisili di Penatoi, kami merasa terpanggil untuk berkontribusi secara nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya melalui program makanan bergizi bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.
Perwakilan dari Dinas Kesehatan (Ahli Gizi) Kota Bima menyampaikan apresiasi atas dukungan dari berbagai pihak, khususnya Yayasan GMI Peduli milik Haji Junwarda SH.
“Kami berharap, program ini dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia dalam meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, serta memberdayakan masyarakat lokal dalam penyediaan makanan yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Setelah mengikuti pelatihan, para peserta diharapkan dapat menerapkan praktik higiene sanitasi yang baik dalam setiap tahapan pengolahan makanan, mulai dari pemilihan bahan baku hingga penyajian. Dengan demikian, makanan yang dihasilkan akan aman, bersih, dan bergizi optimal bagi para siswa di sekolah-sekolah Kecamatan Mpunda.
Program Makanan Bergizi Sekolah Presiden RI ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan dan prestasi belajar siswa, serta mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas. Dengan anggaran sebesar Rp71 triliun dari APBN 2025, program ini menargetkan untuk menjangkau 3 juta penerima manfaat pada awal tahun dan meningkat menjadi 15 juta pada akhir tahun 2025. adim /(ntb01)






