Polres Bangka Barat

Monday, 28 May 2018 - 10:54 WIB

1 year yang lalu

SMP Negeri 17 Depok Siap Laksanakan PPDB 2018

TB-Online, Depok – SMP Negeri 17 Depok Berdiri pada tahun 2010 dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat akan sekolah menengah pertama yang dirasa belum mencukupi untuk warga Depok khususnya sekitar kecamatan Cinere.

Sekolah yang berlokasi di Jl. H. Muhajir, Gandul, Kec. Cinere, Kota Depok, sedikitnya membanu warga yang akan bersekolah negeri yang lokasinya tidak jauh dari rumahnya.

Belum lama ini, Target buser.Co.Id berkunjung ke sekolah ini disambut oleh Suntoro, S.Pd, Ka Humas seraya mengatakan perjalanan pendidikan SMP Negeri 17 Depok cukup baik, dalam waktu 7 tahun ini masyarakat antusias untuk bersekolah disini dan semakin dipercaya.

“ Kuota penerimaan murid jumlannya terbatas, namun karena permintaan peminat semakin banyak mau gak mau harus menyelenggarakan double shift atau kelas siang,” ungkap Suntoro dengan gamblang.

Sehubungan jumlah rombel sekitar 26 untuk 987 siswa tidak memenuhi kebutuhan, maka selayaknya Dinas Pendidkan kota Depok membangun 4 kelas baru,” jelasnya.

Semua usulan telah diajukan ke Sarpras Dinas Pendidikan Depok, tinggal menunggu jawaban, waiting list, tutur pria asal Banyumas ini yang berdomisili di kota Depok.

Menurut Dinas Pendidikan kota Depok, tahun 2018, 7 SMP Negeri di Depok  akan dibangun RKB dan rehab  sarana umum, “ Saya belum mengetahui secara pasti  apakah sekolah ini termasuk dari daftar ke 7 sekolah tersebut, saya belum mengetahui,” tambah pria yang murah senyum ini.

Penerimaan Murid Baru

“ Menjelang PPDB, SMP Negeri 17 telah mempersiapkan ….kelas dengan passing grade Min.253 dan Max. 331.5. Nilai tersebut merupakan nilai minimum dan maksimum kelululusan siswa sekolah dasar yang akan diterima disini,” tandas Suntoro mewakili Kepala Sekolah.

Jalur penerimaan murid baru (PPDB) dilakukan dengan 3 jalur yaitu, jalur akademik, jalur prestasi dan jalur siswa miskin.

“Jalur siswa miskin ini masuk di non-akademik. Disdik memberikan kuota 25 persen (afirmasi dan prestasi) di tiap sekolah SD, SMP, dan SMA Negeri di Depok,” ungkap Suntoro.

” Untuk jalur prestasi harus mencantumkan sertifikat asli bukan surat rekomendasi dari instansi terkait seperti KONI,   ” kata Suntoro, pria asal Jawa Tengah ini.

Sedangkan jalur akademik tetap memakai nilai UN SMP/MTs. Namun ada insentif zonasi kepada siswa yang mendaftar ke SMA/SMK yang dekat ke rumahnya. /Freddy F

Artikel ini telah dibaca 1447 kali

Baca Lainnya