TBOnline, INDRAMAYU ¦ Peresmian Tugu Titik Nol Kilometer pembangunan pusat pemerintahan calon daerah otonomi baru (CDOB) Indramayu Barat, oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, pada Senin (22/12) kemarin, menjadi pro kontra bahkan dituding sebagai seremonial belaka untuk pemenuhan janji kampanye, hal ini disampaikan advokat kelahiran Indramayu, Dudung Badrun, SH,MH., menyoal sisi hukum lokasi CDOB Indramayu Barat di Blok Harendong, Desa Sukaslamet, Kecamatan Kroya.
“Lokasi pusat pemerintahan CDOB Indramayu Barat tersebut berada di lahan pihak lain, dalam hal ini Perum Perhutani. Belum ada pelepasan kawasan dan pengalihan hak dari Perum Perhutani kepada Pemda Indramayu atas lahan yang diklaim Bupati Lucky Hakim tersebut. Artinya, belum ada dasar hukum entitas Kabupaten Indramayu Barat,” tegas Dudung, Kamis (25/12/2025).
Selain itu, lanjut Dudung, pembangunan Tugu Titik Nol Kilometer Kabupaten Indramayu Barat berikut kegiatan seremonial ini tidak dibiayai dari Pagu APBD Kabupaten Indramayu TA 2025, sehingga sebetulnya memang tidak ada keseriusan dan pemenuhan janji kampanye belaka.
“Apalagi melawan secara nyata Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 11 Tahun 2025 tentang Larangan Pengalihan Hak Atas Kawasan Hutan. Oleh karena itu Gubernur Jawa Barat KDM dan Inspektorat Kementerian Dalam Negeri, tidak patut mendiamkan atas tindakan Bupati Indramayu yang anomali secara vulgar ini, karena hal tersebut akan berakibat penghadangan keberhasilan atas Program Gubernur Jawa Barat “JABAR Istimewa” dan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya.
Diketahui, saat peremian Tugu Titik Nol Kilometer pusat pemerintahan CDOB Indramayu Barat, Bupati Lucky Hakim menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari komitmennya kepada masyarakat sejak masa pemilihan kepala daerah, tujuannya untuk mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan wilayah Indramayu Barat. Wilayah CDOB Kabupaten Indramayu Barat sendiri meliputi 10 kecamatan, yakni Haurgeulis, Gantar, Kroya, Gabuswetan, Terisi, Kandanghaur, Bongas, Anjatan, Sukra, dan Patrol, dengan total 95 desa di dalamnya.





