TBOnline [PANDEGLANG] — Rusaknya jalan yang berada di Kampung Kubang Gintung, Desa Simpang Tiga, Kecamatan Patia, Pandeglang, Banten —yang merupakan akses utama warga— bertahun sudah tanpa perbaikan dan peningkatan. Kondisi jalan yang berada tepat di depan kediaman Kepala Desa Simpang Tiga ini diperparah karena struktur tanahnya kian labil sehingga rawan celaka, salah satu sebabnya karena sebelumnya banyak dilintasi kendaraan berat untuk pembangunan jalan desa tetangga.
“Kami atas nama warga Simpang Tiga mendesak agar kepala desa segera melakukan perbaikan dan peningkatan jalan ini, karena bila tidak segera diperbaiki khawatir menimbulkan korban, apalagi bila masuk musim penghujan,” tutur Saijan, Ketua RW 04 didampingi Ketua RT 09 Arsamin.

Banyak menerima laporan dan keluhan warga terkait kondisi jalan ini, Kepala Desa Simpang Tiga H.M. Nur Saputra kemudian berinisiatif memperbaiki jalan, bukan menggunakan anggaran pemerintah (DD/ADD) Nur Saputra justru mengeluarkan dana pribadi untuk meningkatkan jalan di Kampung Kubang Gintung ini dengan rabat beton. “Ya benar (uang pribadi),” katanya singkat.
Inisiatif H.M. Nur Saputra dalam membangun jalan desa ini disambut antusias warga, mengingat jalan ini merupakan akses perekonomian dan pendidikan bagi warga.

“Sejak H.M. Nur Saputra menjabat kepala desa memang pembangunan sangat masif, apalagi di periode kedua kepemimpinannya ini. Simpang Tiga hari ini tentu sangat berbeda karena pembangunan jelas tampak, sehingga akses perekonomian dan pendidikan warga juga meningkat,” kata seorang warga Simpang Tiga. Ahda





