Geliat Pembangunan Talang Lubuk, Desa Terpencil Namun Terdepan di Kabupaten Banyuasin

TBOnline, BANYUASIN ¦ Talang Lubuk, desa di pelosok yang berada di Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, terus menggeliat dan berbenah membangun agar bisa sejajar dengan desa lain yang sudah maju, di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sanusi pembangunan di Talang Lubuk semakin gencar bahkan sejak awal-awal Sanusi menjabat. Kini Sanusi memimpin di periode kedua yang baru memasuki ± 7 bulan sejak dirinya dilantik pada Desember 2023 lalu, dengan motto 4 AS (Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas).  

Sekedar informasi, untuk tahun anggaran (TA) 2024 ini Desa Talang Lubuk menerima Dana Desa (DD) hanya senilai Rp 776.860.000, jumlah ini cukup kecil bila dibandingkan desa lainnya, dan digunakan untuk pembangunan infrastruktur, pemberdayaan dan bidang lainnya.Untuk infrastruktur Pemdes Talang Lubuk melaksanakan pengerasan jalan hamparan koral (jalan usaha tani) sepanjang 1,170 X 1,5 meter dengan anggaran Rp155.200.000, kemudian tembok penahan tanah sepanjang 15 meter dengan tinggi 1,5 meter dan ketebalan 30 cm dengan anggaran Rp18 juta.

Bacaan Lainnya

“Adapun yang sudah rampung dikerjakan di termin pertama 60% nya dari dana desa (DD) untuk program pengecoran jalan dan pembangunan gedung Posyandu, Insya Allah di termin kedua ini kita laksanakan,” ungkap Kades Sanusi, Kamis (13/6/24).

Desa Talang Lubuk juga melaksanakan pembangun perbaikan jalan tanggul yang terletak di RT5 dan 6 sepanjang 2 km dari Talang Lubuk yang berbatasan dengan Desa Telang Jaya, Kecamatan Sumber Marga Telang, menggunakan alat jonder secara swadaya. 

“Cita-cita kami supaya kendaraan mobil bisa masuk sampai ke desa, karena selama ini hanya motor yang bisa sampai ke Desa Talang Lubuk,” sebutnya.Selain dana desa (DD) Pemdes Talang Lubuk di tahun 2024 ini juga bergerak mengajukan proposal ke Kementerian Pertanian (Kementan) melalui program OPLA sebanyak 144 Hektar untuk 5 kelompok petani.

“Alhamdulillah di termin ke satu sudah berjalan, dengan adanya program OPLA ini kami berharap panen yang tadi nya setahun sekali bisa meningkat menjadi 2 kali panen, agar masyarakat bisa sejahtera dan Desa Talang Lubuk juga mendukung program Banyuasin Gemilang Indonesia Emas, untuk mempertahankan Kabupaten Banyuasin sebagai lumbung pangan terbesar ke 4 se Indonesia,” katanya.

Selain itu, untuk penerangan jalan desa di tahun 2024 ini Kades Sanusi juga sudah mengajukan proposal ke Dinas Perhubungan (Dishub), yang mana pihak Dishub Kabupaten Banyuasin sudah menanyakan titik untuk pemasangan lampu jalan. Selain itu di tahun 2024 ini masalah jaringan ada penambahan dari Kominfo untuk mendukung program pembangunan Desa Talang Lubuk.  

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *