TBOnline, BANYUASIN ¤ Masyarakat Dusun II, Desa Cinta Manis Lama, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin-Sumsel, kini bisa merasa lega menghadapi masalah kekurangan air bersih yang selama ini terjadi, hal ini setelah pemerintah melalui Kementerian PUPR mengucurkan Program Akuifer Buatan Simpanan Air Hujan (ABSAH) yang sudah rampung dikerjakan di wilayah ini.
“Wilayah tersebut (Dusun II, Cinta Manis Lama) berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuasin, menjadi salah satu titik wilayah yang rawan kekeringan. Oleh sebab itu kita kawal aspirasi masyarakat agar mendapatkan tambahan suplai air bersih terutama disaat musim kemarau,” ujar Lismawati, Kades Cinta Manis Lama, Sabtu (4/2/2023).
Kades Lis menambahkan bahwa teknologi ABSAH merupakan infrastruktur penyediaan air baku mandiri dengan prinsip kerja menampung air hujan dalam tampungan disaring dengan media akuifer buatan yang terdiri dari kerikil, pasir, bata merah, batu gamping, ijuk, serta arang.
“Mudah-mudahan program bantuan ABSAH ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. Atas nama masyarakat, saya Kepala Desa Cinta Manis Lama mengucapkan terima kasih kepada PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air, Balai Besar Sumatera Wilayah VIII atas bantuan Program ABSAH kepada masyarakat, karena kami sangat merasa terbantukan apalagi di musim kemarau di mana air sulit di dapatkan. Saya dan warga tentu merasa senang bisa mendapatkan air bersih,” jelas kades.
Untuk itu, Lis berpesan kepada masyarakat agar merawat bersama-sama bantuan pemerintah ini sebab banyak desa lain yang menginginkan bantuan yang sama.
“Alhamdulillah desa kita tahun ini bisa mendapatkannya, untuk itu mari kita pelihara bersama-sama,” singkatnya. rahmad






