Berita Polisi Metropolitan Nasional

Selasa, 5 Juli 2022 - 20:01 WIB

1 bulan yang lalu

Tipu-Tipu ‘Pemain’ Ranmor, Sitiwaroh Berharap Penyidik Polres Depok Garcep

TBOnline, DEPOK ¤ Sitiwaroh binti Jamhari, warga Jalan Pulo Mangga, Kelurahan Grogol, Kecamatan Limo, Kota Depok, hingga kini masih menunggu hasil laporannya ke Polres Kota Depok yang teregister dengan nomor : LP/B/1487/VII/2022/SPKT/POLRES METRO DEPOK/POLDA METRO JAYA pada Jum’at (1/7/2022).

“Saya sangat berharap penyidik Polres Kota Depok bekerja cepat dan memberikan kepastian hukum atas kasus yang saya laporkan ini,” kata Sitiwaroh, Selasa (5/7/2022).

Dalam surat tanda penerimaan laporan/pengaduan yang diperlihatkan kepada TBO, terungkap perkara yang dialami Sitiwaroh ialah terkait pemalsuan surat kuasa dan tanda tangan miliknya, diduga dilakukan oleh seorang berinisial A. Dokumen surat kuasa yang disertai tandatangan palsu milik Sitiwaroh ini digunakan A —yang mengaku sebagai saudara sepupu— untuk mengambil BPKB sepeda motor atas nama Sitiwaroh di leasing BAF Finance Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok.“Saat itu saya mendatangi Kantor BAF Finance untuk mengambil BPKB motor aerox tahun 2022, karena angsurannya sudah lunas. Namun ketika sampai di kantor BAF, saya mendapatkan penjelasan bahwa BPKB motor atas nama saya tersebut sudah diambil oleh seseorang berinisial A yang sama sekali tidak saya kenal, namun pihak BAF Finance mengaku pengambilan BPKB motor tersebut sudah sesuai aturan dan menyerahkan dokumen kuasa pengambilan BPKB tersebut. Seketika batin saya tergunjang dan tubuh saya lemas,” kenang Sitiwaroh. 

Yang membuat ia ketika itu semakin bingung, ialah karena ia sama sekali tidak mengenal A yang mengaku sepupunya ini.

“Saya tidak pernah merekomendasikan atau memberikan kuasa kepada siapa pun untuk mengambil BPKB motor atas nama saya tersebut di leasing BAF Finance. Jadi saya bingung kenapa bisa diserahkan ke orang lain,” katanya.

Penyisikan TBO, diduga kasus pemalsuan dokumen milik Sitiwaroh ini bermula ketika sepeda motor miliknya ini tanpa sepengetahuannya digadaikan oleh seorang anggota keluarganya, dari sinilah kemudian semua dokumen asli milik Sitiwaroh berpindah dan disalahgunakan untuk tujuan kejahatan. Modus “pemain ranmor” di Depok ini diungkapkan sumber TBO yang biasa bermain dalam kasus serupa.

“Modus seperti itu sudah tidak aneh, karena memang jaringan kita juga di tempat-tempat gadai (ilegal) seperti itu, istilahnya asbak. Kita manfaatkan unit (motor) yang kreditnya lancar termasuk yang angsurannya tinggal beberapa bulan lagi, karena saat gadai semua dokumen termasuk KTP asli diserahkan,” ungkap sumber yang minta identitasnya di rahasiakan ini.

Pihak BAF Finance sendiri memperlihatkan kepada TBO identitas A, yang mengaku saudara sepupu Sitiwaroh ini. Dalam dokumen surat kuasa bertanggal 12 Mei 2022 saat Arsadi mengambil BPKB di BAF Finance, tampak tandatangan di atas materai milik Sitiwaroh yang dipalsukan.

Kini Sitiwaroh hanya bisa berharap kepada penyidik Polres Kota Depok agar kasusnya ini cepat selesai, dan BPKB miliknya ia dapatkan kembali.     

“Saya berharap ditangani penyidik dengan cepat, karena saya mati-matian melunasi cicilan motor tersebut selama 23 bulan. BPKB tersebut rencananya akan saya gunakan untuk investasi usaha,” ujar Sitiwaroh.

Sampai berita ini diturunkan, pihak Polres Depok belum menentukan tim (unit) mana yang akan menangani kasus tersebut. Sopian

Artikel ini telah dibaca 467 kali

Baca Lainnya