Nasional

Jumat, 12 November 2021 - 05:51 WIB

3 bulan yang lalu

Insiden yang melibatkan oknum Pol PP bernama BH dengan wartawan RK, di Dusun Sampur Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Foto : Tbo)

Insiden yang melibatkan oknum Pol PP bernama BH dengan wartawan RK, di Dusun Sampur Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah (Foto : Tbo)

Tak Terima Pemberitaan Oknum Satpol PP Datangi KBO Babel, Ini Reaksi Bupati Algafri Rahman

TBOnline [PANGKALPINANG] — Oknum anggota Satpol PP berinisial BH mendatangi Kantor Berita Online Bangka Belitung (KBO Babel), Kamis sore (11/11) sekitar pukul 16.15 Wib. Kedatangan tiba-tiba BH ini sempat membuat kaget para staf dan wartawan di lokasi, apalagi BH datang dengan sikap tak bersahabat. Sikap BH ini ditunjukan ketika Enji, wartawan media online matapena.com yang saat itu membukakan pintu dan mempersilahkan BH masuk ke KBO, namun alih-alih bersikap ramah BH justru menunjukan link berita online lewat ponsel nya pada Enji. Ia kemudian mempertanyakan isi berita media online terkait insiden (keributan) antara dirinya dengan seorang wartawan media online bernama RK di Dusun Sampur, Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah.

“Ape maksud e ni?,” ucap BH dengan nada tinggi sambil menunjukan berita lewat ponselnya kepada Enji.

Sadar, emosi BH ini karena pemberitaan terkait dirinya, Enji pun coba menenangkan. Namun usaha ini kandas, BH tetap ngotot dan tak terima isi pemberitaan tentang dirinya. Tak ada titik temu, BH dan Enji pun berdebat.

Ku nak nanya ngape pacak ade berita ini (Saya mau tanya, kenapa bisa ada berita ini — red),” kata BH setengah berteriak.

Saling bantah antara BH dan Enji ini rupanya mengundang reaksi orang-orang yang berada di lokasi, salah satunya Ketua DPD PJID Babel Ryan A Prakasa yang saat itu berada di KBO Babel. Komedian Jack Tugil yang sedang melakukan podcasting di ruang studio KBO Babel ikut terkejut mendengar kericuhan di lobi kantor ini.

“Jika saudara merasa keberatan dengan pemberitaan yang ada di media online. Nah silahkan beri sanggahan atau klarifikasi dan kami akan memberikan ruang hak jawab untuk saudara,” kata Ryan kepada BH, dengan maksud mencairkan suasana.

Ryan bahkan menasehati sikap BH yang cenderung arogan ini tak pantas ia lakukan, terlebih ia sebagai aparatur penegak perda (Satpol PP). “Jika merasa keberatan dengan pemberitaan itu, silahkan klarifikasi atau gunakan hak jawab saudara. Mengapa masih saja ngotot menanyakan kembali kenapa kejadian itu diberitakan,” singgung wartawan senior ini.

Kepada BH, Ryan juga menjelaskan kewenangan wartawan atau jurnalis yang terdapat dalam undang-undang dalam hal membuat suatu pemberitaan sesuai dengan fakta di lapangan, tidak boleh dihalang-halangi. “Perlu saudara ketahui bahwa wartawan dilindungi Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers dalam menjalankan profesinya. Jadi sikap saudara ini jelas mencoba mengintervensi tugas wartawan,” katanya.

Setelah mendengar penjelasan Ryan, akhirnya BH mau melunak dan menceritakan awal permasalahannya dengan wartawan berinisial RK. Pengakuan BH insiden antara dirinya dengan RK ini berawal dari masalah pribadi yang sudah cukup lama, sehingga ketika ia bertemu dengan RK saat acara peresmian Masjid Ilmal Yaqin di Sampur Kebintik pada Rabu (10/11) itu ia tersulut emosi.

“Memang sudah lama saya mencari dia (RK). Nah kebetulan kemarin ketemu di tempat acara itu karena kami memang ada permasalahan pribadi,” ungkap BH.

Ia pun membantah jika kejadian di Sampur, Kebintik itu dianggap sebagai perbuatan menghadang wartawan/jurnalis yang hendak meliput peresmian Masjid Ilmal Yaqin. “Ini sebenarnya masalah saya dengan RK saja dan tidak melibatkan rekan-rekan wartawan lain yang hendak meliput di acara itu. Dan saya juga tidak pernah menghadang atau melarang wartawan yang meliput acara di situ,” ujar honorer Satpol PP ini.

Sementara itu, Bupati Bateng Algafri Rahman yang ditanya terkait sikap nya dalam insiden Sampur yang melibatkan BH dan Tn, anggota Satpol PP asal Kecamatan Pangkalan Baru, berjanji akan melakukan koordinasi dan akan mengedepankan profesionalisme kepada setiap anggota Satpol PP di wilayah Kabupaten Bateng. “Kita akan koordinasikan kembali kawan-kawan Satpol PP dalam bertugas, agar mengedepankan profesionalisme,” jawab Bupati Bateng Algafri Rahman melalui WhatssApp. Andi Mulya

Artikel ini telah dibaca 1507 kali

Baca Lainnya