Berita Daerah

Senin, 30 Agustus 2021 - 18:59 WIB

2 bulan yang lalu

Suasana paska banjir yang terjadi di berbagai desa di Kecamatan Sampanahan, Kotabaru (Foto : Tbo)

Suasana paska banjir yang terjadi di berbagai desa di Kecamatan Sampanahan, Kotabaru (Foto : Tbo)

Sungai Meluap Akibat Curah Hujan Tinggi, Banjir Rendam Pemukiman Warga Sampanahan

TBOnline [KOTABARU] — Banjir yang terjadi di Kecamatan Sampanahan, Kabupaten Kotabaru-Kalsel, pada Sabtu (28/8) kemarin, merendam 8 RT dengan ketinggian air rata-rata 100 cm hingga 125 cm, bahkan di wilayah RT08 ketinggian air mencapai 140 cm. Pemerintah Kecamatan Sampanahan bersama Polsek, Koramil serta jajaran masing-masing turun ke lokasi banjir bersama seluruh kepala desa untuk meninjau dan mengevakuasi warga.

Camat Sampanahan, Rahman mengatakan curah hujan dalam beberapa hari terakhir di bulan Agustus 2021 memang cukup tinggi, puncaknya pada Sabtu (28/8) sekitar pukul 11.00 Wita, ketika air Sungai Sampanahan meluap.

Banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Sampanahan (Foto : Tbo)

“Lokasi terdampak banjir di Desa Sampanahan terjadi di RT02 dengan ketinggian air mencapai 100-120 cm, kemudian di RT03 air mencapai 70-100 cm. Sedangkan di RT04 air mencapai ketinggian 100-125 cm, lalu di RT05 ketinggian air mencapai 100-125 cm. Wilayah RT06 air mencapai 50-80 cm, RT07 mencapai 100-120 cm. Adapun di RT08 dan RT09 ketinggian air mencapai 100 hingga 140 cm,” jelas Rahman.

Ditambahkannya, banjir terjadi disebabkan turunnya air dari daerah Desa Gendang Timburu akibat curah hujan tinggi yang mengakibatkan meluapnya air sungai di Desa Sampanahan, selain itu terdapat juga pertemuan arus Sungai Sampanahan sebagai akibat naiknya air laut.

“Kondisi inilah yang menyebabkan meluapnya air ke pemukiman warga,” kata Rahman.

Dijelaskan Camat Sampanahan, korban jiwa dalam peristiwa banjir ini tidak ada sedangkan untuk kerugian materiil belum bisa di data. Adapun tindakan yang dilakukan untuk mengantisipasi meluasnya dampak banjir akibat curah hujan yang tinggi ini, ialah dengan melakukan koordinasi dengan semua perangkat Desa Sampanahan, juga Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Selain itu pihak Kecamatan Sampanahan juga mengimbau warga masyarakat untuk senantiasa waspada apabila kondisi air sewaktu-waktu bertambah tinggi.

Akibat luapan air sungai yang menerjang masuk ke pemukiman warga (Foto : Tbo)

“Adapun jumlah warga yang terdampak banjir di RT02 sebanyak 20 KK, di RT03 ada 15 KK, RT04 terdapat 25 KK, RT05 sebanyak 26 KK, RT06 ada 15 KK, RT07 sebanyak 20 KK, RT08 ada 15 KK, dan terakhir pemukiman 15 KK di RT09 juga ikut terdampak banjir. Jadi total jumlah rumah warga Sampanahan yang terdampak banjir melingkupi 151 KK,” tukas Rahman. Run

Artikel ini telah dibaca 144 kali

Baca Lainnya