Nasional

Kamis, 9 Juni 2022 - 08:09 WIB

4 minggu yang lalu

Dihadiri Forkopimda Bangka Barat, PT Timah Tbk Gelar Sosialisasi Operasional PIP di Belo Laut

TBOnline, MENTOK ¤ Sosialisasi Rencana Operasional Ponton Isap Produksi (PIP) di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk DU 1553 di Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, digelar di Balai Desa Belo Laut, Rabu (8/6/2022).Dalam undangan sosialisasi ber kop surat PT Timah Tbk, bernomor : 2088/Tbk/UM-3110/22-S2.5, yang ditandatangani Kepala Unit Produksi Laut Bangka Tonggo P Situmorang ini, turut diundang berbagai pihak, antara lain : Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat yang diwakili Asda 1 Setda Kabupaten Bangka Barat, Kapolres Bangka Barat, Dandim Bangka Barat, Wakil Kepala UPLB, Kadiv pengamanan PT Timah, Kapolsek Muntok, Danramil Muntok, Camat Muntok, Kepala Desa Belo Laut, Danpos AL Muntok, Kasat Polairud Bangka Barat, Ketua HNSI Bangka Barat, Tokoh Masyarakat dan Agama Belo Laut, Perwakilan Persatuan Nelayan Desa Belo Laut, Kepala Dusun 2, 3, 4 dan 6.  

Benny Puridar, Kabid PIP Bangka Barat (PT Timah Tbk), di sesi tanya jawab dalam sosialisasi ini menjelaskan bahwa aktivitas PIP di IUP DU 1553 ini sudah sesuai dengan SOP dengan spec yang telah di BCL PT Timah dan telah di verifikasi Kementerian ESDM.

Sementara, Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto, dalam sambutannya menjelaskan bahwa pihak kepolisian sangat mendukung aktivitas apa pun yang terkait kepentingan negara.

“Terpenting pesan kami, jangan sampai menimbulkan konflik, makanya segala potensi konflik harus dapat diatasi berbagai stakeholder dengan keterbukaan, ibarat nya jangan ada dusta diantara kita. Dalam pelaksanaan pun semoga tidak saling merugikan berbagai pihak, baik CV maupun penambang serta masyarakat dan nelayan,” ujar kapolres. 

Camat Muntok Sukandi, yang dijumpai awak media setelah acara sosialisasi ini, menegaskan dari pihak pemerintah daerah (Forkopimda) Bangka Barat siap mendukung rencana aktivitas PIP di Desa Belo Laut ini. Terpenting semua pihak harus transparan agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Seperti yang tadi disampaikan berbagai pihak dalam sosialisasi, karena ini bagian dari pemerintah juga maka pemerintah daerah juga mendukung, dan tentunya harapan kita masyarakat juga mendukung. Yang penting harus ada perhatian ke masyarakat dan penambang, selain itu harus transparan. Panitia juga harus terbuka, meski kami tidak terlibat langsung jadi antara PT Timah dengan panitia,” katanya. Tamzona Fani

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya