Nasional

Rabu, 15 Juni 2022 - 12:04 WIB

3 minggu yang lalu

Wartawan yang menjadi korban pemukulan Ilham Nugraha (kanan),  saat menjelaskan kronologi kepada polisi (kiri) dari Satreskrim Polres Sukabumi (foto : tribun)

Wartawan yang menjadi korban pemukulan Ilham Nugraha (kanan), saat menjelaskan kronologi kepada polisi (kiri) dari Satreskrim Polres Sukabumi (foto : tribun)

Polisi Masih Buru Pelaku Pemukulan Jurnalis di RSUD Palabuhanratu

TBOnline, SUKABUMI ¤ Wartawan Jurnalsukabumi.com Ilham Nugraha, menjadi korban pemukulan orang tak dikenal (OTK) saat akan meliput penanganan korban kecelakaan yang jatuh dari Jembatan Bagbagan (Cimandiri), di RSUD Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Senin (13/6/2022). 

“Saya sedang ngambil gambar tiba-tiba ada orang yang melakukan provokasi. Dia bilang enggak boleh ambil gambar, sambil menyeret saya keluar. Sesampai di depan di luar gedung RSUD orang-orang terprovokasi memukuli saya secara membabi buta,” kata Ilham dikutip dari Jurnalsukabumi.com.

Atas kejadian ini Ilham bersama sejumlah rekan media melaporkan peristiwa pemukulan ini ke pihak berwajib, dan diterima Polres Sukabumi dengan nomor laporan : STBL/602/VI/2022/SPKT/Polres Sukabumi/Polda Jawa Barat. 

Ujang Herlan, Pemimpin Redaksi Jurnalsukabumi.com, mengecam keras tindakan terhadap wartawannya ini. Ia pun mengambil langkah dengan mendatangi Mapolres Sukabumi untuk memastikan polisi menangani kasus ini secara profesional.

“Kami datang didampingi rekan-rekan jurnalis lainnya. Termasuk dari IJTI dan PWI,” tutur Ujang.

Informasi terkini, pihak kepolisian masih memburu pelaku penganiayaan terhadap jurnalis Ilham Nugraha ini.

“Penanganan masih dalam proses pencarian siapa pelakunya. Tim opsnal masih terus menggali siapa pelakunya,” kata Kasatreskrim Polres Sukabumi AKP I Putu Asti Hermawan Santosa, Selasa (14/6).

Kecelakaan di Jembatan Bagbagan

Kasus pengeroyokan terhadap jurnalis Ilham Nugraha ini, terkait dengan kecelakaan tiga warga Desa Cidadap, Kabupaten Sukabumi, yang jatuh dari Jembatan Bagbagan ke Sungai Cimandiri, pada hari yang sama (13/6) sekitar pukul 17.40 Wib. 

Ketika itu, sepeda motor yang dikendarai DF (22) bersama dua orang yang dia bonceng SF (20) dan I balita berusia 2 tahun, bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan. Karena hilang keseimbangan, DF pun terjatuh ke dalam lubang yang di bawahnya mengalir Sungai Cimandiri.

Informasi dari Dandi Sulaeman, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, saat itu korban langsung dibantu oleh warga yang melintas.

“Saat kejadian korban terjatuh, ada saksi-saksi yang melihat dan langsung melakukan pertolongan dengan cara turun ke sungai untuk evakuasi korban,” katanya. Joy

Artikel ini telah dibaca 121 kali

Baca Lainnya