Berita Polisi

Senin, 19 April 2021 - 14:53 WIB

3 minggu yang lalu

Penangkapan Artis JS Gegara Narkoba, Begini Penjelasan Kapolres Jakarta Barat

TBOnline [POLRES JB] — Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo menjelaskan terkait penangkapan artis sekaligus model JS dalam penyalahgunaan narkotika jenis ganja, Senin (19/4/21).

Dimana pihaknya awalnya mendapatkan informasi terkait penyalahgunaan narkoba pada Kamis (15/4), kemudian segera ditindaklanjuti oleh Unit 1 Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat dibawah pimpinan AKP Arif Purnama Oktora dan berhasil mengamankan pelaku berinisial JS di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

“Dari penggeledahan berhasil diamankan barang bukti berupa 1 plastik kecil ganja 0,52 gram, 6 pack kertas vapir merk zippo, 1 plastik tembakau seberat 44 gram yang didapat dalam tas ransel berikut 2 botol liquid vape yang diduga ganja sintesis dan 4 buah buku,” ujar Kombes Pol Ady Wibowo didampingi Kasat Narkoba AKBP Ronaldo Maradona Siregar.

Ady menjelaskan terkait penemuan tembakau dan liquid vape terbukti tidak mengandung narkotika.

“Sedangkan barang bukti yang tersebar di dalam mobil kami pastikan positif mengandung ganja dan yang bersangkutan dari hasil urine nya pun positif,” tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan urine, JS jelas positif mengandung THC atau positif menggunakan narkotika jenis ganja dan diprediksi baru seminggu yang bersangkutan menggunakan ganja tersebut.

Selain JS pihaknya juga berhasil mengamankan teman pelaku berinisial D tapi sampai saat ini masih berstatus sebagai saksi, yang bersangkutan juga menjelaskan alasan menggunakan narkoba karena mengaku sulit tidur.

Di waktu yang sama artis JS mengucapkan maaf atas perbuatannya terutama pada keluarga dan orang-orang yang ia sayangi.

“Juga ingin meminta maaf kepada seluruh warga negara Indonesia, karena saya sudah menjadi contoh yang tidak baik dan sudah melakukan yang tidak patut dicontoh,” kata JS.

Atas perbuatannya pelaku dijerat Pasal 111 Ayat 1 sub Pasal 127 Ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

Naskah & Foto : Humas Polres Metro Jakarta Barat

Editor : Ilham A.R

Artikel ini telah dibaca 7 kali

Baca Lainnya