Bangka Belitung

Minggu, 29 Agustus 2021 - 14:42 WIB

2 bulan yang lalu

Jumpa pers menyampaikan hasil rapat di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung oleh Gubernur Erzaldi Rosman (Foto : Tbo)

Jumpa pers menyampaikan hasil rapat di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung oleh Gubernur Erzaldi Rosman (Foto : Tbo)

Nasib Ti Selam Warga Diputuskan, Begini Penjelasan Gubernur Erzaldi Rosman

TBOnline [BABEL] — Menindaklanjuti aspirasi masyarakat Desa Bakit, Semulut, Teluk Limau dan Desa Penganak, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat, pada saat pertemuan dan dialog dengan Forkopimda Bangka Barat di Ruang OR II Kantor Bupati Bangka Barat, Rabu (25/8) terkait aktivitas Ti Selam milik warga.

Keterangan Video : Penjelasan Bong Ming-Ming, Wakil Bupati Bangka Barat terkait permasalahan Ti Selam milik warga

Kapolda Bangka Belitung Irjen Anang Syarif Hidayat mengirimkan undangan ‘Rapat Koordinasi Membahas Masalah Pertambangan dan Ti Selam di Perairan Teluk Kelabat Dalam’ yang akan digelar pada Sabtu, 28 Agustus 2021 di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung.

BACA JUGA : Temui Bupati Bangka Barat, Warga Tuntut Ti Selam Boleh Beroperasi

Dalam surat bernomor : B/1928/VIII/OPS.2./2021 tanggal 25 Agustus 2021 ini, Kapolda Babel mengajak unsur terkait Forkopimda Provinsi Kep. Bangka Belitung, Forkopimda Kabupaten Bangka induk dan Bangka Barat serta pihak BIMN PT. Timah dan PT. LSM untuk duduk bersama membahas permasalahan ini.

SURAT Kapolda Bangka Belitung kepada Forkopimda Babel dan Bupati Bangka serta Bangka Barat untuk menindaklanjuti permasalahan tambang di Teluk Kelabat (Foto : Tbo)

Hasil pertemuan sekitar 3 jam dalam rapat tertutup di Gedung Tribrata Polda Kepulauan Bangka Belitung ini, disampaikan Gubernur Erzaldi Rosman dalam jumpa pers.

“Dengan meminta maaf dan berat hati Pemerintah Provinsi Kepulauan Babel tidak bisa mewujudkan permintaan masyarakat. Ti Selam tidak bisa diberikan izin untuk melakukan aktivitas pertambangan dikarenakan resiko penambangan TI Selam sangat besar bagi penyelam dan bisa membahayakan keselamatan pekerja tambang itu sendiri,” kata Erzaldi.

Keterangan Video : Penjelasan Gubernur Babel Erzaldi Rosman usai rapat dengan unsur terkait perihal masalah Ti Selam milik warga

Selain itu, gubernur juga meminta agar aktivitas PT. LSM dihentikan mulai hari Senin (30/8)  dikarenakan adanya keluhan masyarakat terkait bendera.

“Ada yang berwarna putih dan berwarna merah,” ujar gubernur.

Gubernur Babel juga mengingatkan agar kompensasi ke masyarakat perlu dibenahi, untuk itu pihak Pemprov Babel akan menurunkan tim pengawasan di lapangan selama 10 hari.

“Semoga dalam 10 hari ke depan semua bisa diselesaikan,” harap Erzaldi Rosman.

Andi Mulya

Artikel ini telah dibaca 425 kali

Baca Lainnya