Nasional

Jumat, 1 Juli 2022 - 14:05 WIB

1 bulan yang lalu

LPSK Sosialisasikan Program Perlindungan Berbasis Komunitas di Bangka Belitung

TBOnline, PANGKALPINANG ¤ “Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang dibentuk berdasarkan UU No 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi dan Korban, merupakan lembaga non struktural yang didirikan dan bertanggung jawab untuk menangani pemberian perlindungan dan bantuan pada saksi dan korban berdasarkan tugas dan kewenangannya”. Demikian kata pembuka yang disampaikan oleh pemandu acara (moderator) saat membuka kegiatan sosialisasi program LPSK RI bertajuk ‘Galang Solidaritas Program Perlindungan Berbasis Komunitas, Sahabat Saksi dan Korban, Meningkatkan Akses Masyarakat Terhadap Layanan Perlindungan Saksi dan Korban Melalui Peran Kelompok Masyarakat Sipil, dengan slogan ‘Kita Peduli – Kita Lindungi’, bertempat di Ruangan Pasir Padi lantai 3 Kantor Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam, Kota Pangkalpinang, Kamis (30/6/2022).

Hadir dalam acara ini Wakil Ketua LPSK Brigjen Pol (Purn) Achmadi serta Susilaningtias, kemudian Sekjen LPSK Noor Sidartha. Selain itu Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar, Wakapolda Kep Bangka Belitung Brigjen Pol Sugeng Suprijanto, Kajati Kep Babel, Kajari Bangka Selatan, Sapta Qodria Muafi Kantor Penghubung LPSK Babel,dan tamu undangan lainnya.Acara diawali dengan sambutan Wakil Ketua LPSK Susilaningtias, yang menyatakan bahwa Bangka Belitung merupakan salah satu wilayah yang menjadi program kinerja perlindungan saksi dan korban. Hal ini menurut Susilaningtias, karena tingginya kenaikan permohonan perlindungan dari masyarakat Kepulauan Bangka Belitung kepada LPSK.

“Kami harap ada dukungan dari masyarakat Bangka Belitung juga pihak terkait, program perlindungan saksi dan korban dalam memperjuangkan hak-hak saksi dan korban yaitu fisik maupun formil bahkan materil,” katanya.

Sementara, Wakapolda Bangka Belitung Brigjen Sugeng Suprijanto, mewakili kapolda menyampaikan bahwasanya LPSK di Indonesia sebagai sebuah lembaga negara mempunyai peran penting dalam menciptakan jaminan perlindungan saksi dan pelapor, untuk memperkokoh supremasi hukum sebagai bentuk keadilan negara.

“Polda Bangka belitung sangat berterimakasih atas diselenggarakannya sosialisasi ini, dimana kegiatan ini dapat memberikan wawasan dan pengetahuan baru terkait program perlindungan saksi dan korban terkhusus komunitas LPSK Indonesia,” papar wakapolda.

Ditambahkannya, perlindungan terhadap hak asasi korban dalam memberikan rasa adil, membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, untuk itu kerjasama dan komunikasi yang sudah berjalan baik antara penegak hukum kiranya dapat di tingkatkan lagi. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Naziarto, dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa dengan adanya perwakilan LPSK di Kepulauan Bangka Belitung ini maka masyarakat otomatis makin terbantu untuk melindungi dirinya apabila berhadapan dengan masalah hukum.

“Selain itu, menurut hemat kami ini membuktikan bahwa transparansi dan keadilan dalam penegakan hukum menjadi tuntutan utama bagi kita. Hal ini menjadikan masyarakat dimanapun ia berada, sangat membutuhkan keberadaan LPSK. Kami berharap dengan kegiatan ini akan menciptakan ruang bagi individu maupun kelompok untuk berperan aktif dalam upaya pemenuhan hak saksi dan korban. Terutama kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, awak media, ormas dan komunitas lainnya yang berada di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman akan pentingnya upaya perlindungan bagi saksi dan korban yang tentunya tetap selaras dengan pengungkapan kasus peristiwa pidana,” jelas Naziarto.Nara sumber lainnya, Wakil Ketua LPSK Brigjen Pol (Purn) Achmadi, menyampaikan definisi perlindungan yaitu segala upaya pemenuhan hak dan pemberian bantuan untuk memberikan rasa aman kepada saksi dan/atau korban.

“Perlindungan saksi dan korban berbasis komunitas memiliki tujuan umum yaitu meningkatkan akses masyarakat utamanya masyarakat miskin, marginal dan/atau kelompok rentan terhadap layanan perlindungan dan pemulihan saksi dan korban melalui peningkatan peran kelompok masyarakat sipil, perluasan pelayanan dan penguatan sistem pelayanan,” katanya.

Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan diskusi serta tanya jawab, kemudian menonton video tutorial cara pendaftaran online LPSK melalui aplikasi di playstore. Mulia Andy (KBO Babel)

Artikel ini telah dibaca 1672 kali

Baca Lainnya