Nasional

Jumat, 5 Agustus 2022 - 05:01 WIB

6 hari yang lalu

Kondisinya Mengenaskan, Anak Penderita Kejang Salju di Lebak Butuh Bantuan

TBOnline, LEBAK ¤ Kondisi Egi Herdiansyah (15 tahun) sangat mengenaskan, tidak seperti remaja seusianya, warga Kampung Cimandiri, Desa Cimandiri, Kecamatan Panggarangan, Lebak-Banten, ini dalam kesehariannya hanya tergeletak tak berdaya, tubuh kurusnya terbujur kaku di lantai, kondisi ini bahkan sudah 14 tahun lamanya.

“Ini di mulai sejak usia 2 bulan, saat itu bayi Egi mengalami kejang-kejang. Sempat dilakukan perawatan, bahkan sampai di bawa ke salah satu rumah sakit di Jakarta. Semenjak itu hingga kini Egi terbujur kaku, tergolek tak berdaya diatas tempat tidur,” tutur Maman, ayah Egi, Kamis (4/8/2022).

Kehidupan keluarga Maman kian getir, terlebih saat sang istri meninggal dunia 5 tahun silam. Maman lah yang bertanggungjawab mengurusi dan merawat Egi. Sepeninggal istri, Maman tidak bekerja karena harus 24 jam mengurus Egi. Ia kini hanya tinggal berdua bersama Egi, karena anak pertama telah menikah dan tinggal bersama suaminya di luar daerah.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Maman mengaku hanya mengandalkan kiriman seadanya dari anaknya yang tinggal di Jakarta ini.

“Sesekali ada tetangga dan kerabat yang memberikan sedikit uang, pampers, beras dan makanan lainnya,” tuturnya.

Seingatnya pada 2019 lalu, ia pernah mendapat program bantuan pangan non tunai (BPNT), namun karena datanya masih atas nama istrinya yang sudah meninggal, bantuan (BPNT) ini tidak keluar lagi.

Kepala Desa Cimandiri Pe’i, menuturkan pihaknya sudah melakukan verifikasi dan melakukan input perubahan data dalam aplikasi SIKS-NG. Sedangkan untuk BPJS Kesehatan, keluarga Maman sudah memilikinya dan sampai sekarang kartunya masih aktif.

“Mudah-mudahan ke depan keluarga Maman bisa kembali menerima program BPNT, PKH maupun bantuan disabilitas serta bantuan sosial lainnya,” ujar Pe’i.

Senada dengan Kades Pe’i, pendamping PKH Desa Cimandiri Iik Supriadi, menjelaskan pihaknya bersama pemerintah desa sudah melakukan verifikasi dan perbaikan data pada aplikasi SIKS-NG. Bahkan Iik sudah menyampaikan kondisi keluarga Maman ini kepada Korkab PKH dan Dinsos Lebak.

“Kita akan bantu dengan maksimal, agar Pak Maman bisa kembali menerima Program BPNT, PKH dan bantuan disabilitas,” kata Iik.

Melihat kondisi anak Maman, Egi Herdiansyah, Iik tak sampai hati. Ia sangat berharap ada dermawan yang bisa membantu kebutuhan sehari-hari keluarga ini, karena Maman tergolong warga miskin.

“Egi tiap hari pakai pampers, makan nasi dan lauk dia gak mau. Jadi sehari-hari dia makan bubur dan minum susu cair,” tuturnya. Ade KS

Artikel ini telah dibaca 119 kali

Baca Lainnya