Berita Daerah

Minggu, 5 September 2021 - 09:38 WIB

1 bulan yang lalu

Sanggar yang difungsikan sebagai Ruang Isolasi Mandiri Terpadu di Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru (Foto : Tbo)

Sanggar yang difungsikan sebagai Ruang Isolasi Mandiri Terpadu di Kecamatan Kelumpang Hilir, Kotabaru (Foto : Tbo)

Kecamatan Kelumpang Hilir Gerakkan Seluruh Stakeholder Untuk Ruang Isolasi Mandiri Terpadu

TBOnline [KOTABARU] — Menindaklanjuti hasil rapat dan evaluasi yang dilaksanakan di Ruang Uniform Pemda Kotabaru yang dipimpin Sekda Said Akhmad, yang dihadiri seluruh camat dari 22 kecamatan yang berada di Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang salah satu pokoknya untuk menyediakan ruang isolasi mandiri terpadu (RIMT) di setiap pusat kecamatan.

Maka, Kecamatan Kelumpang Hilir dengan 15 desa yang ada di wilayah nya, sudah mempersiapkan ruang isolasi mandiri terpadu (RIMT) dengan fasilitas lengkap mulai dari ruang tempat tidur termasuk kasur, bantal guling dan spray dengan selimut. Terdapat juga tempat mandi dengan kloset dan sarana air bersih.

B. Winarso, Sekretaris Kecamatan Kelumpang Hilir yang juga ditunjuk sebagai Ketua Satgas Covid 19 Kelumpang Hilir (Foto : Tbo)

“Ruang ini difungsikan apabila ada warga atau pasien yang terindikasi positif covid 19, maka akan mendapatkan perawatan intensif dari pihak Puskesmas sebelum dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Kotabaru. Maka untuk mengantisipasinya pihak kecamatan sudah mempersiapkan ruang isolasi mandiri terpadu ini,” ungkap B. Winarso, Sekretaris Kecamatan Kelumpang Hilir yang juga ditunjuk sebagai Ketua Satgas Covid 19 Kelumpang Hilir.

Karena untuk Kelumpang Hilir, jelas Winarso, zona nya turun naik merah dan oranye. Jadi sebelumnya sudah sedini mungkin kita persiapkan, karena diketahui bersama kapasitas ruang isolasi di RS Kotabaru hampir tidak mencukupi lagi bagi pasien yang positif.

Tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi mandiri terpadu di Kecamatan Kelumpang Hilir (Foto : Tbo)

Perkakas dan alat rumah tangga yang akan ditempatkan di ruang isolasi mandiri terpadu di Kecamatan Kelumpang Hilir (Foto : Tbo)

“Langkah awal yang dilakukan ialah melakukan koordinasi bersama dengan mengumpulkan seluruh satgas tingkat kecamatan dan tingkat desa termasuk seluruh kepala desa yang ada di Kecamatan Kelumpang Hilir, termasuk koordinasi ke instansi terkait seperti Polsek (Bhabinkamtibmas), Koramil (Babinsa) serta pihak ketiga yaitu perusahaan yang berada di Kelumpang Hilir. Rapat bersama ini kemudian menghasilkan keputusan untuk mendirikan ruang isolasi mandiri terpadu (RIMT). Kemudian kita juga meninjau kesiapan di lapangan misalnya terkait tenaga kesehatan (medis), maka ditetapkan ruang isolasi ini dibangun tidak jauh dari Puskemas yakni di Sanggar Pamuncang di Desa Tegal Rejo,” jelas B. Winarso.

Kenapa Sanggar Pamuncang yang dipilih, karena minimal sudah sesuai standar baik kamar dan fasilitas nya cukup memadai, karena bisa menampung 15 orang pasien.

“Jadi langkah awal sesuai intruksi Sekda Said Akhmad dengan menggunakan alokasi dana desa (ADD) sebesar 8 % bisa dioptimalkan, kekurangan yang lain kita tunggu teknis nya. Jadi untuk itu masing-masing desa yang ada mempersiapkan lokasi dengan cara melakukan gotong royong dengan mengalokasikan dana sebesar Rp1 juta bagi setiap desa yang ada di Kecamatan Kelumpang Hilir,” ujarnya.

Pihak perusahaan pun sudah siap mengucurkan bantuan bila ada warga yang terindikasi, terutama untuk menanggulangi konsumsi seperti makan dan minum.

“Jadi dengan adanya ruang isolasi mandiri terpadu kita sudah mengantisipasi bila ada warga yang positif, namun kita berharap mudah-mudahan tidak ada warga yang terindikasi. jadi intinya semua dilakukan dengan bekerjasama,” tutup B. Winarso. Run

Artikel ini telah dibaca 147 kali

Baca Lainnya