Oase

Kamis, 14 Juli 2022 - 06:49 WIB

3 bulan yang lalu

ILUSTRASI - Suasana Idul Adha di Mekah Arab Saudi, Sabtu 9 Juli 2022. (Foto : Pikiran Rakyat)

ILUSTRASI - Suasana Idul Adha di Mekah Arab Saudi, Sabtu 9 Juli 2022. (Foto : Pikiran Rakyat)

Idul Adha dan (Idul Ahad) Hanya di Indonesia?

Oleh : H. Dudung Badrun, SH.,MH.

PERBEDAAN Idul Adha 1443 H / 2022 M di Indonesia nyata sekali dilakukan secara administratif oleh pemerintah lewat tindakan pejabatnya. Meskipun Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan MenPAN RB dalam SKB nya menyatakan Idul Adha jatuh pada Sabtu, 9 Juli 2022 namun bisa dianulir Wakil Menteri Agama (Wamenag) menjadi tanggal 10 Juli 2022.

Presiden, Menteri Agama, Ditjen Haji dan Umroh menunaikan ibadah haji pada 9 Juli 2022, berbeda dengan Wapres, Wakil Menteri Agama dan Ditjen Bimas Islam Kemenag yang menunaikan Idul Adha pada 10 Juli 2022.

Dalam perspektif islam, Idul Adha disebut Idul Haji yaitu Hari Raya Haji, maka merujuk ke ibadah haji di Mekkah sebagaimana hadist yang menyatakan haji adalah arofah, tidak sah berhaji jika tidak wukuf di arofah yang dilaksanakan pada 9 Dzulhijah 1443 H yaitu bertepatan pada hari Jum’at, 8 Juli 2022 M, maka pelaksanaan Idul Adha yaitu lempar jumroh di Mina jatuh pada tanggal 10 Dzulhijah 1443 H atau 9 Juli 2022. Kita ketahui bersama bahwa ibadah haji hanya bertempat di Mekah, tidak ada tempat lain sehingga puluhan juta orang islam datang  menunaikannya.

Untuk itu tidak keliru joke di medsos yang beredar luas dalam masyarakat islam, membedakan antara Idul Adha dengan Idul Ahad, yaitu Idul Adha pada Sabtu, 9 Juli 2022 sedangkan Idul Ahad jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Alhamdulillah masyarakat menerima realita demikian, yang membuktikan toleransi dalam beragama berjalan dengan baik.

Penulis adalah adcovat dan pengasuh Ponpes Al Fataa, Indramayu

Artikel ini telah dibaca 960 kali

Baca Lainnya