Headline Nasional

Minggu, 26 Juni 2022 - 11:52 WIB

2 bulan yang lalu

Haul ke 52 Bung Karno : Kader Kader PDI Perjuangan Mengenakan Seragam Merah, Sholawat Menggema Syahdu di Benteng Vastenburg Surakarta

TBOnline, JATENG ¤ Memerahkan di Benteng Vastenburg Surakarta Jum’at 24/6/2022 malam dalam acara Haul Bung Karno ke-52, Kader kader PDI Perjuangan bersholawat bersama ribuan masyarakat lainnya dengan syahdu, gemerlap oleh sorotan lampu dan alunan doa serta salawat dari ribuan pengunjung.

Bung Karno, Bapak Proklamator, serta Presiden Pertama Republik Indonesia, lahir pada tanggal 6 Juni 1901, menetapkan Pancasila sebagai dasar dan pedoman Negara Republik Indonesia pada tanggal 1 Juni 1945, sekaligus Beliau wafat juga di bulan Juni yaitu pada tanggal 21 Juni 1970.

Ribuan orang berkumpul jadi satu, tua muda bahkan anak anak duduk lesehan beralaskan plastik dan koran, mereka dengan khusyuk mengikuti Tahlilan Bung Karno.

Acara Tahlilan Bung Karno tak hanya diramaikan oleh masyarakat Solo, banyak pengunjung rela datang dari berbagai daerah seperti Demak, Semarang, Wonogiri, Blora dan daerah lain untuk mengikuti acara itu.

Diawali dengan tahlilan dan doa bersama yang dipimpin KH Abdul Karim atau yang akrab disapa Gus Karim, guru mengaji Presiden Joko widodo sekaligus pengasuh pondok pesantren Al-Qur’aniy Az-Zayadiyy Laweyan Solo, setelah itu, ribuan massa bersalawat bersama yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf.

Tahlil Akbar dan Selawatan bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan Gus Karim, Jumat (24/6/2022) malam.

“Alhamdulillah malam ini bisa kembali sholawatan, ini spesial, karena tidak hanya sholawatan, namun juga kita hadir untuk mendoakan sekaligus mengenang jasa jasa Bung Karno, sang proklamator bangsa yang sudah meninggalkan kita”, kata Ajeng (29), salah satu peserta.

Jasa Soekarno menurut Ajeng sangatlah besar, Meski ia lahir saat Soekarno sudah wafat, namun jasa jasa Soekarno begitu dirasakannya.

“Berkat jasa jasa beliau dan para pahlawan bangsa, Indonesia menjadi negara merdeka yang kita nikmati sampai saat ini, sebagai generasi penerus bangsa, kita tidak boleh sampai melupakan jasa mereka”, jelasnya.

Di sela-sela salawat, Habib Syech mengatakan, bahwa acara shlawatan ini digelar untuk memperingati kebesaran dan perjuangan Soekarno, Ia berpesan agar semua generasi bangsa meneladani perjuangan Soekarno dan para pahlawan Indonesia.

“Mudah-mudahan kita semua dapat meneruskan perjuangan beliau, dan kita semua berdoa, Insya Allah Indonesia aman, Indonesia selamat”, kata Habib Syech.

Habib Syech juga mengatakan sudah lama merindukan acara sholawatan bersama seperti ini, Sebab sudah lama, ia tidak menggelar Jateng Bersalawat, sebuah acara salawatan yang digelar rutin bersama Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

“Malam ini mestinya Pak Ganjar datang, tapi karena masih perjalanan dari Jakarta sehingga beliau belum ada di tengah tengah kita, Sebenarnya kita semua rindu, mari kita doakan beliau sehat, termasuk para pemimpin kita di sini, ada pak Wali Kota Solo, pak polisi, TNI dan lainnya, mudah mudahan apa yang kita lakukan mendapat berkah dan kita semua selamat”, pungkasnya. ***Red

Artikel ini telah dibaca 606 kali

Baca Lainnya