Headline

Jumat, 23 April 2021 - 01:58 WIB

2 bulan yang lalu

Futsal Berdarah di Kalideres, Kombes Ady : Pelaku Dibawah Pengaruh Alkohol

TBOnline [POLRESTO JB] — Polisi meringkus IA als A pelaku penganiayaan dan pembacokan terhadap 2 remaja di Bulok Teko Kalideres, Jakarta Barat hingga salah satu korban MRR (18) menghembuskan nafas terakhir akibat luka bacokan pada bagian punggung dan salah satu temannya berinisial P mengalami luka berat, pada Senin (19/4) lalu.

“Pelaku membacok korban dalam pengaruh minuman alkohol. Sebelumnya pelaku telah mengkonsumsi minuman alkohol jenis anggur,” ujar Kombes Pol Ady Wibowo didampingi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi dan Kapolsek Kalideres Kompol Slamet saat live streaming melalui akun instagram @polres_jakbar, Kamis (22/4).Ady menjelaskan insiden berdarah ini berawal dari pertandingan futsal antara kelompok korban (Kp. Kojan Kalideres) dengan kelompok pelaku (Kp. Bulak Teko Kalideres) dengan perjanjian tim yang kalah harus membayar uang sewa lapangan sebesar Rp365 Ribu. Selain itu dalam perjanjian tim futsal tidak boleh membawa orang dari luar kampung masing-masing.

“Pertandingan ini dimenangkan tim futsal pelaku yaitu Kp. Bulak Teko, namun tim futsal korban (Kp. Kojan) mempermasalahkan bahwa terdapat pemain dari tim pelaku yang bukan pemain asli dari Kp.
Bulak Teko, sehingga tim futsal korban tidak mau membayar uang sewa lapangan yang sudah disepakati, akibatnya terjadi cekcok hingga berlanjut ke luar lapangan,” terang Kombes Ady.

Lebih jauh Ady menjelaskan, tim futsal Kp. Kojan yang tidak terima akan kekalahannya menyerang Kp. Bulak Teko, Kalideres, Jakarta Barat.“Karena kalah jumlah, tim futsal Kp. Bulak Teko kemudian memanggil abang-abangan atau preman yang berada di sekitar lokasi,” kata Ady.

Kemudian tersangka IA als A yang pada saat itu sedang mabuk di sekitar kejadian mengambil celurit miliknya, kemudian membantu kelompok pelaku Kp. Bulak Teko.

“Disaat korban MRR dan korban P sedang menengahi kedua kolompok agar tidak ribut dan bertengkar, kemudian karena melihat kedua korban banyak bicara, tersangka IA als A langsung membacok korban
MRR di bagian punggung belakang dan mengakibatkan korban meninggal dunia, pelaku juga membacok korban P ke arah wajah, tetapi dapat ditangkis menggunakan tangan kiri sehingga mengakibatkan luka sobek di bagian tangan kiri korban,” terang Kombes Ady.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Teuku Arsya Khadafi menambahkan bahwa pelaku IA als A berhasil diringkus oleh petugas gabungan kolaborasi dari Unit Reserse Kriminal Umum dibawah pimpinan AKP Dimitri Mahendra dan Unit Jatanras pimpinan IPDA M Rizky Ali Akbar serta Reskrim Polsek Kalideres di bawah pimpinan IPTU A Haris Sanjaya.

“Pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyiannya di salah satu pendopo di Desa Merak, Sukamulya, Lebak, Banten,” ujar Teuku Arsya.Dari penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) buah Jaket Levis yang digunakan saat di TKP, 1 buah handphone merek Samsung warna putih, 1 buah dompet, 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih, 1 (sebilah) celurit berukuran besar yang digunakan untuk melukai korban, 1 (satu) stel pakaian jersy warna biru merah bertuliskan Respect Futsal Academy yang berlumur darah, 1 (satu) buah celana jeans warna biru berlumur darah, 1 (satu) pasang sendal warna putih, 1 (satu) buah jaket warna hijau bertuliskan Bobbles Jeans berlumuran darah.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara dan atau Pasal 351 Ayat 3 dengan ancaman 7 tahun penjara,” tandas AKBP Teuku Arsya.

Naskah & Foto : Humas Polres Metro Jakarta Barat

Narasi : Ilham A.R

Artikel ini telah dibaca 226 kali

Baca Lainnya