Nasional

Jumat, 23 April 2021 - 01:06 WIB

3 bulan yang lalu

Festival Anak Soleh di Teluk Kemuning, Mencetak Generasi Penerus Islami

TBOnline [KOTABARU] — FESTIVAL ANAK SOLEH yang bertujuan membangkitkan syiar islami dan menempa anak-anak dan generasi penerus bangsa guna memacu giat keagamaan dalam kehidupan sehari-hari, digelar selama 1 minggu dan dibuka sejak Selasa (19/4) malam di Desa Teluk Kemuning, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan, Kabupaten Kotabaru.

Festival yang diketuai Wahid Hasyim ini dibuka oleh Camat Pulau Laut Kepulauan Jabir S. Sos, dan disaksikan dengan antusias oleh warga masyarakat.“Festival Anak Sholeh kalau di tempat lain yang mungkin pernah dilihat hanya lomba adzan saja, tapi kalau disini kegiatannya banyak, ada juga hafalan Al Qur’an dan sebagainya,” tutur Jabir.

Camat juga menambahkan, festival ini diselenggarakan untuk mencetak peserta yang handal dalam kegiatan keagamaan.

“Festival ini memang khusus, seperti untuk mencari bibit dalam mengikuti lomba MTQ dan juga pembacaan tilawah yang berskala besar dimulai dari desa, kecamatan, kabupaten hingga provinsi bahkan nasional nantinya,” jelas camat.

Sementara, Wahid Hasyim selaku ketua pelaksana Festival Anak Soleh ini mengungkapkan kegiatan ini terselenggara berkat peran aktif Kepala Desa Teluk Kemuning Burhanuddin.

“Kami dari seluruh tim panitia sangat berterimakasih pada Kepala Desa Burhanuddin, karena tanpa dukungan dan suport beliau tentunya festival ini tidak akan berjalan dengan baik,” tuturnya.

Juga terima kasih kepada Ibu Hastuti, S. Pd selaku Ketua Majelis Ta’lim Sakinah, yang bersama ibu-ibu majelis taklim mendukung penuh kegiatan ini.“Dukungan yang diberikan semua pihak dan seluruh lapisan masyarakat tidak lain untuk kemajuan Desa Teluk Kemuning, ke depan untuk pelaksanaan Festival Anak Soleh yang ke-3 kita akan terus berkoordinasi,” katanya.

Festival Anak Sholeh Ke 2 di Desa Teluk Kemuning ini juga sangat mengedepankan protokol kesehatan 3M (Masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak)

“Dana yang terhimpun dalam kas bendahara sebesar Rp9.631.000, adapun yang terpakai untuk konsumsi pembukaan sebesar Rp2.223.000, dan sisa saldo Rp7.480.000. Panitia juga tetap membuka donasi bagi yang ingin menyumbang,” jelas Wahid Hasyim. M. Badrun

Artikel ini telah dibaca 690 kali

Baca Lainnya