Berita Daerah

Selasa, 31 Agustus 2021 - 09:13 WIB

2 bulan yang lalu

Sunarti bersama Ewing, suaminya yang menderita kelumpuhan dan bayi nya yang memiliki benjolan di bagian belakang kepala, butuh pertolongan PEMKAB LEBAK (Foto : Ist)

Sunarti bersama Ewing, suaminya yang menderita kelumpuhan dan bayi nya yang memiliki benjolan di bagian belakang kepala, butuh pertolongan PEMKAB LEBAK (Foto : Ist)

Duka Warga Kaduranca Cimarga, Bayi Sunarti BUTUH Pertolongan

TBOnline [LEBAK] — Kehidupan Sunarti (32 tahun) ibu muda warga Desa Jayasari, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak-Banten, seakan sembilu di tengah-tengah perkampungan warga Kaduranca.

Tak terperikan sudah, bagaimana putaran roda kehidupan menyeret keluarga kecil Sunarti dalam jurang kedukaan. Ia yang semenjak tujuh bulan lalu menggantikan peran Ewing (36 tahun) —suaminya yang kini menderita kelumpuhan— otomatis untuk tetap bertahan hidup, Sunarti yang meski tengah hamil berjuang menjadi buruh tani, pekerjaan yang sebelumnya dilakukan Ewing.

“Ewing tinggal di Kampung Kaduranca sehari-harinya bekerja sebagai buruh tani. Namun sejak 7 bulan lalu, tiba-tiba kakinya terasa sakit dan tidak bisa digerakkan. Berobat sudah dilakukan ke Puskesmas serta cara tradisional, namun sekarang kaki nya sudah tidak bisa lagi bergerak. Ewing lumpuh !!! Untuk membiayai kebutuhan hidup sehari-hari, isterinya Sunarti terpaksa menggantikan peran suaminya mencari nafkah dengan menjadi buruh tani dan itu pun jika ada yang meminta bantuan,” tutur Rachmat, kerabat Ewing, Senin (30/8/2021).

Bayi yang baru dilahirkan Sunarti memiliki kelainan berupa benjolan yang terus membesar di bagian kepala (Foto : Ist)

ALKISAH, badai kehidupan kian keras menghantam keluarga kecil ini, ialah ketika Sunarti, lewat persalinan yang dibantu dukun paraji, melahirkan seorang bayi pada Kamis, 26 Agustus 2021 lalu. Fisik bayi Sunarti janggal, karena di bagian belakang kepala nya tumbuh benjolan yang perlahan terus membesar.

“Benjolan yang awalnya sebesar kepalan tangan anak-anak, dalam waktu 4 hari semakin membesar, dan belum tahu apa penyakitnya. Kemungkinan tumor atau kanker,” duga Rachmat.

Kini suami istri yang tinggal di RT 004 / RW 003, Kampung Kaduranca ini hanya bisa berpasrah diri, Ewing yang lumpuh tidak berdaya beserta bayi mungil yang memiliki kelainan di bagian belakang kepala, menjadi kenyataan yang kini dijalani Sunarti.

“Warga Kaduranca memberikan bantuan alakadar nya untuk makan sehari-hari keluarga Ewing dan Sunarti. Untuk itu kami memohon kepada Pemerintah Desa Jayasari maupun Bupati Lebak dan instansi terkait serta para dermawan untuk membantu keluarga ini juga pengobatan bayi Sunarti,” harap Rachmat. Ade KS

Artikel ini telah dibaca 272 kali

Baca Lainnya