Hukum Nasional

Senin, 19 April 2021 - 20:42 WIB

3 minggu yang lalu

Walikota Depok Mohammad Idris (Foto : Ant)

Walikota Depok Mohammad Idris (Foto : Ant)

Dugaan Korupsi di Damkar Depok, Walikota Idris : Saya Jamin Keamanan Yang Bersangkutan

TBOnline [DEPOK] — Dugaan korupsi pengadaan pakaian dinas lapangan (PDL) dan pemotongan insentif di lingkungan Dinas PKP (Damkar) Depok yang disampaikan salah seorang tenaga harian lepas, ditanggapi Walikota Depok Mohammad Idris dengan mendukung penuh upaya pengusutan kasus tersebut melalui mekanisme yang berlaku.

“Kami juga meminta semua pihak yang terkait untuk bersikap kooperatif pada upaya mencari kebenaran dan kejelasan dalam kasus ini,” ujarnya, Senin (19/4).

Sandi Butar-Butar, pegawai honor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok yang mengungkap dugaan korupsi di instansinya (Foto : Ist)

Idris menegaskan bahwa Pemerintah Kota Depok berkomitmen penuh pada tata kelola yang baik dan bersih (good and clean governance).

“Segala informasi dan tanggapan dari masyarakat berkaitan dengan penegakan tata kelola yang baik dan bersih menjadi masukan yang baik dan kami tanggapi dengan serius untuk dituntaskan secara adil dan sebenar-benarnya,” katanya.

Baca Juga : Pegawai Honor DPKP Depok Bongkar Korupsi, Sandi : Saya Siap Karena Benar

Ia juga sudah memerintahkan inspektorat untuk mendalami permasalahan ini, dan dari hasil koordinasi Inspektorat Kota Depok dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri, disepakati bahwa Irjen Kemendagri akan menangani dan melakukan pemeriksaan atas informasi tersebut.

“Atas nama Pemerintah Kota Depok, kami menyampaikan bahwa menurut laporan dari jajaran kami, hingga hari ini tidak ada surat peringatan apapun yang dikeluarkan terhadap saudara S sehubungan dengan upayanya membawa kasus ini menjadi perhatian publik,” ujarnya.

Sepasang sepatu dijadikan barang bukti untuk melaporkan adanya dugaan korupsi pengadaan sepatu PDL di Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok kepada Kejaksaan Negeri Depok, Cilodong, Jawa Barat (Foto : Tribun)

Jika yang bersangkutan merasa dikirimi SP atau diintimidasi, kata Idris, silakan dilaporkan pada dirinya secara langsung siapa yang memberikan SP dan mengintimidasi.

“Saya jamin keamanan yang bersangkutan,” tegasnya.

Idris mengatakan, bahwa proses pemeriksaan telah bergulir. “Mari kita tunggu dan kawal bersama hasilnya. Semoga yang benar terlihat nyata benar, dan yang salah terlihat nyata salah. Tuhan maha bijaksana selalu berpihak kepada kebenaran dan keadilan,” katanya. Ilham /(Ant)

Artikel ini telah dibaca 187 kali

Baca Lainnya