Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 17 April 2021 - 01:01 WIB

3 minggu yang lalu

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati RPJMD 2021-2026 Fokus Penguatan Ekonomi Pasca Covid 19

TBOnline [SUKABUMI] — DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sukabumi menyepakati rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026, Hal itu dituangkan dalam nota kesepakatan yang ditandatangani oleh Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami bersama Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara di Pendopo, Jumat 16/4/2021.

Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengatakan, RPJMD merupakan masterplan dan grand desain lima tahun ke depan yang di dalamnya terdapat visi- misi Kepala Daerah. Oleh karena itu, perlu didorong dan didukung bersama. Sehingga RPJMD ini, dapat dijabarkan dan dilaksanakan dengan program, tujuan,strategi, sasaran, dan arah kebijakan yang lebih realistis, terukur, dan akuntabel.

“RPJMD ini pun, harus mampu beradaptasi dengan kebijakan penanganan covid 19 dan fokus untuk menjawab permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ungkapnya.

DPRD Kabupaten Sukabumi bersama masyarakat berharap, kepemimpinan Bupati saat ini lebih terarah dan fokus. Terutama, dalam membawa Pemda serta mengarahkan perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangannya. Sehingga hal-hal yang termuat dalam RPJMD ini, bisa dilaksanakan dengan terobosan dan inovasi yang fenomenal. Hal itu agar visi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang religius, maju, dan inovatif menuju masyarakat sejahtera lahir batin, dapat terealisasi.

“DPRD akan senantiasa mengingatkan, mendorong, mendukung segala upaya yang dilakukan pemda untuk melaksanakan RPJMD dan mewujudkan visi daerah,” pungkasnya.

Bupati Sukabumi H.Marwan Hamami mengatakan, RPJMD Kabupaten Sukabumi tahun 2021-2026 diprioritaskan pada program yang menguatkan sosial dan ekonomi. Oleh karena itu, fokus Pemerintah Kabupaten Sukabumi ialah menyelesaikan kondisi ekonomi dan sosial pasca covid 19.

“Sesuai harapan Pak Presiden, fokus kita menyelesaikan persoalan pasca covid 19. Ada 30 lebih prioritas yang bisa mengungkit percepatan pasca covid 19. Termasuk pariwisata dan pertanian yang menjadi sektor unggulan nasional dan kita,” ujarnya.

Menurut H.Marwan, hasil rancangan awal RPJMD tahun 2021-2026 akan diserahkan kepada Gubernur Jawa Barat. Hal untuk dievaluasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Nanti dievalusi mana yang jadi perhatian dan tidak. Sebab, RPJMD ini harus singkron dengan Provinsi dan Nasional. Setelah penandatanganan ini, langsung kita usulkan ke provinsi,” ucapnya. M.Rizwan (Joy)

Artikel ini telah dibaca 100 kali

Baca Lainnya