Bangka Belitung

Rabu, 13 Januari 2021 - 22:34 WIB

1 minggu yang lalu

Curah Hujan Tinggi, Lurah Tanjung Dipa Putra Ingatkan Warga Waspada dan Siaga

TBOnline [BANGKA BARAT] — Intensitas curah hujan tinggi yang terjadi di wilayah Kelurahan Tanjung, Kecamatan Muntok-Kabupaten Bangka Barat, meningkatkan kewaspadaan utamanya di Kampung Ulu, yang dikenal sebagai daerah rawan banjir.

Hal ini diungkap Lurah Tanjung Dipa Pandu Putratama, yang juga menyampaikan curah hujan tinggi di wilayahnya ikut menaikan air sungai yang sewaktu-waktu dapat meluap.

“Kami selalu memantau dan selalu berkoordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Bangka Barat, hari ini kebetulan BPBD Bangka Barat akan membagi tim ke Kecamatan Kelapa dan Kecamatan Jebus, kemudian Kecamatan Muntok dan sasarannya ke Pantai Asmara dan Sungai Daeng ke Culong dan itu saya langsung turun dengan tim BPBD Bangka Barat,” jelasnya, Rabu (13/01/2021).

Lurah Tanjung, Kecamatan Muntok-Bangka Barat, Dipa Putra Pratama

Harapan Dipa, perangkat RT/RW dapat menyampaikan ke kelurahan mengenai perkembangan yang ada di kampungnya masing-masing.

“Nah selanjutnya nanti saya bisa konfirmasi ke BPBD Bangka Barat dan ini butuh dukungan semua pihak untuk siaga dalam menanggulangi banjir,” katanya.

Pantauan TBO ketinggian air sungai yang mengalir di wilayah lokasi rawan banjir di Kampung Ulu memang sudah cukup rawan.

Ina, Ketua RT 1 / RW 7, mengungkapkan harapannya agar pemerintah daerah setempat selalu monitor ke wilayahnya guna mengantisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi banjir.“Karena Kampung Ulu ini memang rawan banjir, sebentar saja air sungai meninggi kami pun suka cemas dan warga selalu waspada khawatir hujan deras air sungai meluap,” kata Ina.

Lanjut Ina, hujan waktu kemarin saja air sudah masuk ke dapur warga, kemungkinan air pasang dan hujan turun tapi tidak tinggi, sehingga hanya menggenangi dapur.

“Warga sudah sibuk angkat-angkat barang perabotannya, nah harapan kami ke depan mudah-mudahan jangan sampai banjir terulang, jangan sampai seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain itu kami juga sangat berterimakasih kepada LSM Peduli Lingkungan yang sudah membantu kami dalam pengerukan sungai Kampung Ulu, tentunya membuat kami juga agak lega,” tuturnya.

Sebelumnya, dalam rapat terbatas tentang persiapan penanganan bencana hidrometeorologi di Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya untuk mengantisipasi peningkatan bencana di musim hujan. Ia mengatakan, akumulasi curah hujan akan naik 20-40 persen.

“Laporan yang saya terima dari BMKG, fenomena La Nina diprediksi akan menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan bulanan di Indonesia akan naik 20-40 persen di atas normal,” ucap Jokowi.

“Karena itu, saya ingin agar kita semuanya menyiapkan diri, mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi,” kata dia. Fani Tamzona

Artikel ini telah dibaca 118 kali

Baca Lainnya