Headline Nasional

Rabu, 24 Februari 2021 - 07:50 WIB

2 bulan yang lalu

Bak Intelejen, Rabbiansyah “Nyamar” ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru

TBOnline [KOTABARU] — Sidak yang dilakukan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kotabaru, Rabbiansyah dengan melakukan penyamaran di Kantor BPJS Ketenagakerjaan patut diacungi jempol, karena agar tidak ketahuan ia rela berjam-jam menungu antrian dan bahkan hanya mengenakan alas kaki seadanya, Selasa (24/02/21).

Rabbiansyah atau Roby, anggota DPRD Kabupaten Kotabaru saat melakukan penyamaran ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan (Foto : Badrun)

Hal ini ia lakukan menindaklanjuti laporan masyarakat tentang sulitnya proses klaim Jaminan Hari Tua (JHT) bagi masyarakat yang masuk dalam BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kotabaru-Kalimantan Selatan.

“Saat melakukan penyamaran, tahap pengurusan awal dihadapkan dengan petugas keamanan, kemudian dalam tahap pengurusan ini bila terdapat kesalahan yang dilakukan anggota BPJS pada saat proses klaim, maka harus bolak balik ke tempat pengurusan,” ujar Rabbiansyah yang akrab disapa Roby ini.

Saat masuk ke ruang Kantor BPJS politisi PDI-P sempat bingung, karena tampak petugas yang dominan memberikan pengarahan.“Seharusnya yang memberikan pengarahan petugas yang bersangkutan, yang melaksanakan tugasnya dalam melakukan proses, bukan malah keamanan yang mengarahkan langsung dalam proses klaim secara online ini,” katanya.

Apalagi masyarakat dari kampung (desa) atau dari pelosok banyak yang tidak memiliki HP android, belum lagi terkendala dengan jaringan atau gangguan internet.

“Andai pun memiliki android, tidak semua masyarakat mampu dan bisa apalagi dihadapkan dengan keterbatasan sistem dalam proses klaim online BPJS ini,” terangnya.Hal ini, sambung Roby, tentu menjadi kendala bagi masyarakat Kotabaru dalam mengurus BPJS Ketenagakerjaan.

“Masyarakat meminta tatap muka langsung, walaupun harus melaksanakan 3M sebagai prokes COVID19,” sebutnya.

Selaku anggota legislatif, Roby meminta agar BPJS Ketenagakerjaan bisa mencarikan solusi atau formula agar setiap pelayanan pada masyarakat tetap berjalan dengan baik, ramah dan prima, karena yang ingin mereka cairkan dalam BPJS itu uang mereka sendiri dan ini seharusnya jangan dipersulit.

“Pertanyaannya, kenapa di Banjarmasin bisa juga di Kalimantan Tengah, mereka bijaksana sesuai pertangungjawaban, karena mereka tahu saat ini tidak semua warga kita bisa memahami dan menerima sistem yang serba online, apalagi untuk warga masyarakat yang pendidikannya di bawah atau lansia, ini sangat menyulitkan,” terang Roby.

Ia menambahkan, setelah bertemu Kepala Kantor BPJS Kabupaten Kotabaru dalam sidak, kedua pihak sepakat akan selalu berkoordinasi dan beraudiensi kepada perusahaan untuk melakukan sosialisasi tata cara klaim BPJS secara online.

“Tujuannya agar masyarakat atau pekerja tidak perlu lagi datang ke Kantor BPJS Ketenagakerjaan, untuk pengarahan dalam proses klaim BPJS agar masyarakat tidak lagi bolak balik menghabiskan biaya, cukup proses pengarahan dari pihak perusahaan saja bagaimana proses klaim secara online ini,” pungkasnya. M. Badrun

Artikel ini telah dibaca 1274 kali

Baca Lainnya