Berita Polisi

Minggu, 12 September 2021 - 10:15 WIB

1 bulan yang lalu

Anggota Polsek Tempilang berjibaku bersama warga memadamkan api yang membakar rumah Sumardi (Foto : Hms)

Anggota Polsek Tempilang berjibaku bersama warga memadamkan api yang membakar rumah Sumardi (Foto : Hms)

Anggota Polsek Tempilang Bantu Padamkan Api di Rumah Warga

TBOnline [POLRES BABAR] — Peristiwa kebakaran terjadi di rumah Sumardi, warga Gang Anyai, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, beberapa hari lalu. “Benar, telah terjadi kebakaran di wilayah hukum kami, saat ini kejadian tersebut dalam penyelidikan pihak Polsek Tempilang (Polres Bangka Barat),” tutur Kapolsek Tempilang Ipda Mulia Renaldi seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto.

Petugas memasang police line (garis polisi) di lokasi kebakaran di rumah Sumardi di Gang Anyai, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat (Foto : Hms)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari saksi di lokasi, kejadian kebakaran ini diketahui warga ketika Rotenah, tetangga Sumardi berteriak minta tolong, karena melihat api mulai membakar rumah Sumardi. “Saat itu saya langsung menemui suami saya Bastiar, yang juga seorang kepala dusun (Kadus). Suami saya waktu itu berada di rumah Ketua RT 09,” kata Rotenah.

Bastiar yang saat itu sedang bersama Bripka Nanang Maulana Bhabinkamtibmas Desa Tempilang, untuk mendata warga yang akan di vaksin, langsung menuju ke lokasi kejadian kebakaran di rumah Sumardi.

“Sampai di lokasi api sudah membesar dan warga sudah banyak yang berusaha memadamkan api. Pada saat kejadian kebakaran ini rumah Sumardi dalam keadaan kosong, karena Sumardi bersama istri dan anaknya sedang tidak berada di rumah,” ujar Bhabinkamtibmas Tempilang Bripka Nanang Maulana.

Sekira pukul 11.50 Wib api yang sudah membakar seluruh bagian rumah Sumardi beserta isinya berhasil dipadamkan warga yang dibantu aparat Polsek Tempilang. Rumah ini mudah dilalap si jago merah karena sebagian besar bermaterial kayu papan.

Dari keterangan Sumardi, saat rumah di tinggalkan tidak ada yang menghidupkan kompor, obat nyamuk atau pun lilin. Anak dan istri Sumardi diketahui meninggalkan rumah untuk keperluan rutin berjualan keliling. Sedangkan menurut keterangan saksi lain yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran, di rumah Sumardi kerap terjadi korsleting listrik, bahkan Sumardi sudah menyampaikan kondisi ini kepada karyawan PLN dan sudah pernah dilakukan pemeriksaan oleh pihak PLN.

Kapolsek Tempilang Ipda Mulia Renaldi seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto menaksir kerugian yang dialami korban Sumardi akibat kebakaran ini ± Rp60 Juta.

Naskah & Foto : Humas Polres Bangka Barat

Narasi : Andi Mulya

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Baca Lainnya