AMPAD Ungkap Bukti Baru Soal Lapangan Sepakbola di Belilas, Ari Juprika : Kita Akan Serahkan ke Penyidik

Surat-surat yang diduga menjadi perpindahan hak lahan (pekanbarupos)

TBOnline, INHU ¦ Kemunculan fakta baru untuk memperkuat bukti bahwa lapangan sepakbola Belilas merupakan aset Pemkab Indragiri Hulu, diungkap Ari Juprika, Ketua Aliansi Masyarakat Penyelamat Aset Daerah (AMPAD) yang juga salah satu pihak yang melaporkan permasalahan ini ke Polda Riau.

“Dalam waktu dekat AMPAD akan memberikan bukti baru ke Polda Riau untuk menguatkan fakta bahwa benar lapangan sepakbola di Belilas adalah milik Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu. Karena kasihan warga kami yang sering di intimidasi oleh oknum pengusaha tanah, sekarang saja ada warga yang dilaporkan ke Polres Inhu menyangkut perbuatan pengancaman, sampai saat ini warga tersebut masih dalam proses dimintai keterangan oleh penyidik,” kata Ari, Jum’at (8/9/23).

Bacaan Lainnya

Bukti baru yang disinggung Ari Juprika ini ialah kemunculan salah satu bidang tanah yang belum di sertifikasi oleh pihak Pemkab Inhu seluas 0,5 hektar dari total 2 hektar.

“Surat ini mendukung adanya dugaan Sekda Inhu memang terlibat melepas aset pemda tersebut kepada pihak ketiga,” singgung Ari.

Sementara itu, Tanto, salah seorang warga Belilas yang dilaporkan Abdul Musaka, mengaku tidak pernah melakukan pengancaman seperti yang dituduhkan kepadanya, menurutnya saat itu ia bersama ratusan warga Belilas hanya menanyakan legalitas kepemilikan lahan yang diklaim pihak Abdul Musaka.

“Saat itu pihak Abdul Musaka datang membawa alat berat, kemudian warga datang beramai-ramai ke lapangan bola, dan kami hanya mempertanyakan surat tanah Abdul Musaka saja, kalau memang benar mereka telah memperoleh izin bongkar aset pemda tersebut. Harapan warga jangan sampai hukum tumpul ke atas dan tajam ke bawah,” ujarnya. red 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *