Bangka Belitung

Kamis, 2 September 2021 - 12:23 WIB

2 bulan yang lalu

Aktivitas PIP di Pulau Punai, Belinyu, Bangka (Foto : Tbo)

Aktivitas PIP di Pulau Punai, Belinyu, Bangka (Foto : Tbo)

Aktivitas PIP di Pulau Punai di STOP, Begini Klarifikasi Direktur CV. Gelombang Samudra Perkasa

TBOnline [PANGKALPINANG] — Uang sejumlah Rp2,5 Juta itu bukan uang bendera, melainkan sumbangsih para pemilik PIP untuk para nelayan dan warga pesisir yang terdampak dari kegiatan penambangan PIP tersebut. Untuk SPK yang sudah terbit saat ini ada 10 PIP, namun kita sedang mengajukan penambahan kuota ke PT Timah,” ujar Heru Susanto Direktur CV. Gelombang Samudra Perkasa (GSP), Kamis (02/09/2021) ketika mengklarifikasi pemberitaan yang muncul setelah aktivitas PIP milik GSP dihentikan PT Timah Tbk pada Minggu, 29 Agustus 2021 kemarin.

Menurut Heru Susanto, kejadian pada Minggu (29/8) lalu hanya miss komunikasi dengan pihak PT. Timah bukan karena CV. GSP tidak menyetorkan hasil produksi ke PT. Timah.

Heru Susanto Direktur CV. Gelombang Samudra Perkasa (Foto : Tbo)

“Dikarenakan perahu pengawas dari PT. Timah kandas sehingga tidak bertemu dengan pihak CV yang membawa hasil produksi pada hari itu, kemudian hasil komunikasi pada minggu malamnya kita sepakat menyetorkan hasil produksi pada Senin, keesokan hari nya,” tutur Heri.

Sebelumnya diberitakan, aktivitas Ponton Isap Produksi (PIP) milik CV. Gelombang Samudra Perkasa yang berada di Blok IUP PT. Timah DU 1560 di kawasan Pulau Punai Belinyu, Bangka, dihentikan pada Selasa (31/08/2021). Penghentian ini dipimpin langsung Wastam PT. Timah Suhendra bersama aparat hukum di wilayah Belinyu.

Informasi yang beredar penghentian aktivitas PIP ini karena mitra tidak menyetor bijih timah pada hari Minggu (29/8) kemarin. Andi Mulia

Artikel ini telah dibaca 792 kali

Baca Lainnya