Warga Merah Mata Tagih Janji, PLN Sektor Borang Digeruduk

TBOnline, BANYUASIN ¦ Puluhan masyarakat Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin 1, Kabupaten Banyuasin, mendatangi PLN Pembangkitan Indonesia Power (IP) Unit Merah Mata,
Sektor Pengendalian Pembangkitan Keramasan Borang, aksi ini sebagai bentuk keresahan warga kepada PT. Indonesia Power, yang sedang mengerjakan proyek sute down di lokasi PLN Sektor Borang di Desa Merah Mata, Senin (29/4/2024).

Kepala Desa Merah Mata Seftian, menyampaikan kedatangan warga ini merupakan hasil musyawarah desa, dimana terdapat tiga poin usulan kepada pihak perusahaan. Pertama, Soal tidak adanya koordinasi dari pihak perusahaan ke Pemdes Merah Mata tentang kegiatan proyek di wilayahnya; Kedua, Tanggung jawab pihak perusahaan jika terjadi kerusakan jalan dari Mata Merah ke Merah Mata, sebab sudah selama 12 tahun warga Merah Mata menderita dengan kondisi jalan yang rusak parah; Ketiga, Mempertanyakan tanaga kerja lokal di kegiatan yang ada di PLN dalam hal ini PT. Indonesia Power (IP).

Bacaan Lainnya

“Jadi kenapa hari ini kami datang ke sini, karena di musdes sebelumnya pernah ada pertemuan warga dengan pihak PLN yang diwakili oleh Imeer, manager area. Namun hingga kini tidak ada kejelasan prihal tuntutan warga kami ini,” ungkap Kades Seftian.  

Ketua BPD Merah Mata Mulyono, menambahkan dalam proyek ini banyak kendaraan yang melebihi kapasitas tonase melintas jalan desa, sehingga dikhawatirkan merusak kontruksi jalan.“Kapasitas yang bisa dilewati hanya 5 ton sesuai kelas jalan dan sudah ada rambu soal tonase ini, namun kenyataannya berbagai kendaraan proyek PT. IP yang membawa alat berat melewati jalan desa. Ini kan harus jelas pertanggungjawabannya,” kata Mulyono.

Selain itu, lanjut Mulyono, tuntutan warga Desa Merah Mata kepada pihak PLN ialah supaya warga lokal diberdayakan jika ada kegiatan pembangunan, minimal sebagai tenaga helper atau buruh, sesuai aturan pemerintah bahwa setiap perusahaan yang berdomisili dan ada kegiatan pembangunan di area perusahaan, merekrut minimal 50 % dari warga setempat atau tenaga lokal.Pantauan Tbo, saat aksi warga ini di depan PLN Merah Mata ini sempat terjadi diskusi yang cukup alot dengan pihak security, dimana akhirnya Imeer, selaku Manager Area Pembanguan Sektor Keramasan, menemui warga dan berjanji akan mempertemukan perwakilan masyarakat dengan pihak perusahaan PT. Indonesia Power Unit Merah Mata.Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, selain Kades Merah Mata Seftian, ikut juga mengawal aksi warga ini pihak BPD Merah Mata, Kadus, Karang Taruna dan tokoh masyarakat. Selain itu juga Kanit Intel Polsek Mariana Iptu Tri dan Kapospol Aipda Sugeng. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *