Kriminal Nasional

Rabu, 11 Agustus 2021 - 16:47 WIB

2 bulan yang lalu

Besi bekas jembatan di wilayah Desa Air Kumbang Bakti yang diduga dijual kepala desa (Foto : Tbo)

Besi bekas jembatan di wilayah Desa Air Kumbang Bakti yang diduga dijual kepala desa (Foto : Tbo)

Waduh !!! Oknum Kades di Air Kumbang Bakti Diduga ‘Melego’ Besi Bekas Jembatan

TBOnline [BANYUASIN] — Jembatan yang merupakan akses bagi masyarakat sebagai penghubung antar desa yang terletak di wilayah Desa Air Kumbang Bakti, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin, diketahui di bangun pada masa penempatan transmigrasi di wilayah Banyuasin. Jembatan ini tidak hanya berfungsi sebagai akses sosial sebagai penghubung antar desa, namun juga berfungsi ekonomis karena digunakan sebagai akses untuk mengangkut hasil panen warga.

Kini jembatan yang menggunakan material besi berupa pipa ini sudah mulai mengalami kerusakan, walau kerangka jembatan terbuat dari besi namun karena dimakan usia maka sudah harus mengalami penggantian. Untuk itu pemerintah melalui Pemdes setempat melakukan perbaikan total jembatan, yang tadi nya dari besi diganti dengan material beton.

Sejumlah material jembatan yang sebelumnya berbahan besi diganti dengan beton (Foto : Tbo)

Namun, kondisi aset negara ini diduga menjadi bancakan oknum kepala desa setempat, penyisikan TBO pipa jembatan lama yang terbuat dari besi telah lenyap dari lokasi, selidik punya selidik aktor intelektual dalam penjualan aset negara berupa besi jembatan ini diduga adalah oknum kades berinisial IT.

“Mungkin merasa sudah menjadi kepala desa hingga dengan penuh keyakinan dan berani menjual pipa besi jembatan yang seharusnya tidak dilakukan, karena walau cuma sekedar besi bekas, ini merupakan aset negara yang harus dijaga. Seyogianya kepala desa mengamankan aset negara yang ada di wilayah nya, bukan malah sebaliknya memberikan contoh yang tidak baik kepada masyarakat,” ungkap Fahmi, aktivis LSM di Sumsel.

Ditambahkannya, setiap aset negara yang sudah tidak terpakai lagi, maka harus di lelang dan hasil penjualannya disetor ke negara. Dan, bila dijual maka akan ada sanksi pidana nya.

“Jadi perubahan apalagi penjualan aset negara ini  harus ada izin dari instansi yang bersangkutan, karena pasti tercatat meski hanya besi pipa bekas sekalipun,” jelasnya.

Apa yang diduga dilakukan Kades IT dengan menjual pipa besi bekas jembatan dengan berat puluhan ton ini jelas bernilai tidak kecil. Asumsinya bila harga besi di pasaran senilai Rp5 Ribu, maka uang yang dikantongi nya bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah.

Menurut keterangan warga setempat, terdapat 2 unit jembatan yang diganti dari jembatan besi menjadi jembatan beton, akan tetapi besi pipa nya sudah habis di jual oknum kades tersebut.

“Kami tidak tahu uang nya kemana,” ucap warga.

Hingga berita ini naik, Kades Imam Tarmuzi belum dapat dikonfirmasi, baik ketika dihubungi lewat telepon maupun WhatssApp nya. Sementara itu, Camat Air Kumbang Aulia Sepriyadi ketika dikonfirmasi terkesan menutupi perbuatan sang kades, Rahmat

Artikel ini telah dibaca 1954 kali

Baca Lainnya