Metropolitan

Senin, 16 Agustus 2021 - 01:28 WIB

1 bulan yang lalu

Ratu Indry, salah satu tenaga pengajar SMPN 257 Jakarta yang dilibatkan dalam kegiatan VAKSINASI MERDEKA (Foto : Tbo)

Ratu Indry, salah satu tenaga pengajar SMPN 257 Jakarta yang dilibatkan dalam kegiatan VAKSINASI MERDEKA (Foto : Tbo)

VAKSINASI MERDEKA Libatkan Guru SMPN 257 Jakarta

TBOnline [JAKARTA] — VAKSINASI MERDEKA yang digagas Polda Metro Jaya dari tanggal 1 hingga 17 Agustus 2021, guna mendukung percepatan vaksinasi di wilayah DKI Jakarta, melibatkan berbagai elemen masyarakat termasuk tenaga pengajar.

Sejumlah guru SMPN 257 Jakarta bersama pihak kepolisian dalam kegiatan VAKSINASI MERDEKA (Foto : Tbo)

Salah satunya terdapat di gerai vaksin di SMPN 257 yang beralamat di Jalan Kelurahan Rambutan No.50, RT4/RW3, Rambutan, Ciracas, Kota Jakarta Timur, yang sejak awal kegiatan melibatkan para guru guna memberikan edukasi kepada masyarakat untuk melakukan suntik vaksin dan tetap menjaga protokol kesehatan.

Baca Juga : VAKSINASI MERDEKA di SMPN 257, Digagas Polda Metro Jaya Untuk Percepatan Vaksinasi di DKI Jakarta

Ratu Indry, salah seorang guru SMPN 257 yang dijumpai TBO bersama rekan seprofesinya di meja atau pos masuk pemeriksaan formulir warga yang akan di vaksin, pada Minggu (15/08/2021) menjelaskan sebanyak 20 orang guru di SMPN 257 dilibatkan dalam kegiatan VAKSINASI MERDEKA ini.

VAKSINASI MERDEKA diadakan di SMPN 257 Jakarta dari tanggal 1 hingga 17 Agustus 2021 (Foto : Tbo)

“Kita bertugas secara rolling, sebelumnya kami sudah bekerjasama dengan Puskesmas untuk mengajak masyarakat dalam kegiatan vaksinasi ini,” kata Indry.

Ia menerangkan beberapa tahapan bagi warga yang akan melakukan vaksinasi di SMPN 257. Pertama, terdapat pos di pintu masuk yang bertugas untuk mengecek suhu tubuh, kemudian pada pos selanjutnya warga diarahkan untuk mengisi formulir berisi data dan identitas.

“Di pos ketiga terdapat petugas yang mengantar menuju pintu masuk ruang vaksinasi. Selanjutnya ada pos ke empat sebagai pengecekan ulang kelengkapan formulir dan identitas warga. Dari sini kemudian warga dipanggil untuk melakukan persiapan vaksinasi, setelah petugas kesehatan menyatakan kondisi kesehatan baik, barulah diarahkan dan dilakukan suntik vaksin,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat dalam kegiatan VAKSINASI MERDEKA ini, lanjut Indri, sangat luar biasa, meskipun ada juga beberapa warga yang belum mengetahui jenis vaksin astrazeneca, karena lebih mengenal vaksin sinovac.

Suasana di gerai VAKSIN MERDEKA di SMPN 257 Jakarta (Foto : Tbo)

“Di hari pertama dan kedua masih agak sepi, hanya sekitar 80 sampai 90 orang warga yang melakukan vaksinasi. Umumnya karena warga belum mengetahui jenis vaksin astrazeneca. Kemudian pihak kepolisian bersama tim medis memberikan informasi kepada masyarakat terkait kedua jenis vaksin ini. Setelah mengerti barulah pada hari berikutnya masyarakat ramai berdatangan dengan kesadaran diri untuk melakukan vaksin,” kata Indri.

Ia juga menerangkan terdapat sekitar 100 sampai 200 dosis vaksin per hari. Sementara yang tertunda vaksinasi sekitar 5 sampai 10%, umumnya karena memiliki gejala penyakit seperti diabetes, darah tinggi, batuk dan pilek.

“Apalagi yang sebelumnya pernah kena covid, itu harus menunggu kurang lebih sampai 3 bulan baru bisa di vaksin,” tutur Indri.

Ratu Indri juga berpesan agar masyarakat tetap patuh dan mengikuti aturan dari pemerintah dalam menjalani protokol kesehatan (prokes) covid 19 seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan (3M).

“Dan kita harus di vaksin, demi kesehatan kita supaya mengurangi dan menghindari penularan virus covid-19. Vaksin ini bukan hoaks, karena kalau kita sudah di vaksin ada perbedaan tubuh kita seperti stabil dan fit, sebaliknya bagi yang belum di vaksin kaya nya badan lebih berat gejalanya,” terang Ratu Indri.

Tenaga kesehatan memberikan informasi kepada warga tentang penting nya vaksinasi di gedung SMPN 257 Jakarta (Foto : Tbo)

Sementara itu, Andayani (42 tahun) salah seorang warga Kelurahan Rambutan yang sudah melakukan vaksin dosis pertama, mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah menyelenggarakan kegiatan vaksinasi ini.

“Vaksinasi ini supaya imun tubuh kita lebih kuat lagi dan menjaga diri dari Covid-19, saya pun sangat senang karena bisa mempermudah urusan yang melibatkan penggunaan kartu vaksin,” katanya. Joy

Artikel ini telah dibaca 156 kali

Baca Lainnya