Nasional

Jumat, 16 Oktober 2020 - 09:42 WIB

2 minggu yang lalu

Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Pendemo Aksi di Gedung DPRD Lebak

TBOnline [POLRES LEBAK] — Sejumlah organisasi buruh dari SPNI Lebak dan Gartek Lebak, Serang, Tangerang hadir dalam unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Lebak menolak UU Omnibus Law (14/10) kemarin.

Tampak hadir di tengah massa aksi, Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana dan Dandim 0603 Lebak Letkol Inf Nur Wahyudi.

Sidik Uen Ketua DPC SPN Kabupaten Lebak, dalam orasi nya meminta agar UU Omnibus Law dicabut karena ini menyengsarakan kaum buruh di Indonesia khususnya di Kabupaten Lebak.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi kami akan terus melakukan unjuk rasa sampai permintaan kami dipenuhi UU Omnibus Law dicabut,” ujarnya.

Junaedi Ibnu Jarta (Jun) Wakil Ketua DPRD Lebak (Foto : Suud)

Wakil Ketua DPRD Lebak, Junaedi Ibnu Jarta yang menemui pendemo menyatakan akan menyampaikan aspirasi para buruh ke DPR RI.

“Saya selaku Wakil Ketua DPRD Lebak mengapresiasi para buruh yang menyampaikan aspirasi nya di DPRD Lebak ini. Kami hanya menyampaikan apa yang telah disampaikan oleh para buruh hari ini, akan kami teruskan ke DPR-RI dan presiden,” imbuh Junaedi dari atas mobil komando serikat buruh SPN.

Sementara itu, Kapolres AKBP Ade Mulyana menyampaikan agar para buruh yang mengikuti aksi agar dapat menjaga kesehatan dan menerapkan protokol covid 19.

“Saya mohon jaga kesehatan sesuai protokol kesehatan. Jika ada yang belum menggunakan masker kami sudah sediakan untuk para peserta unjuk rasa, silahkan diminta ke personil kami satu orang satu masker,” katanya.

Lanjut Ade dalam menyampaikan aspirasi pihaknya memberikan keamanan dan humanis kepada semua pendemo.

“Diharapakan bagi para pendemo tertib dalam menyampaikan orasinya. Semoga demo buruh hari ini berjalan dengan lancar,” tuturnya. Suud & Ade KS

 

Artikel ini telah dibaca 38 kali

Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, B.B.A., M.B.A
Baca Lainnya