Berita Polisi Nasional

Selasa, 4 Agustus 2020 - 09:54 WIB

2 bulan yang lalu

Tokoh Masyarakat Merauke Ajak Warga Dukung Otsus Jilid II, John Gluba Gebze : Kita Evaluasi Bukan Tolak Untuk Kebaikan Papua

TBOnline [POLDA PAPUA] – Tokoh masyarakat Kabupaten Merauke John Gluba Gebze mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan evaluasi penyelenggaraan, pelaksanaan serta pengelelolaan dana otonomi khusus [otsus], dan bukan untuk menolak perpanjangan otsus jilid II. Demikian rilis yang dikeluarkan Bid Humas Polda Papua, Senin [03/07/20].

Mantan Bupati Merauke ini mengatakan bahwa bapak-bapak petinggi bangsa merupakan utusan Allah untuk NKRI. “Sementara kami rakyat penjaga kedaulatan perbatasan Republik Indonesia di Papua sekarang api mulai membakar dan asap mulai mengepul yaitu penolakan Otsus Jilid II dan pilihannya referendum. Untuk iti saya himbau masyarakat jangan terprovokasi dengan oknum-oknum yang menolak program pemerintah dalam hal ini terkait Otsus jilid II. Kita evaluasi dari penyelenggaraan, pelaksanaan dan pengelolaan bukan menolak,” jelas John Gluba Gebze.

Ia melanjutkan, tidak usah gelisah tentang ini, karena saya di tugaskan tuhan sebelum ditugaskan oleh negara untuk menjaga anugerah alam supaya tetap aman bagi siapa pun yang tinggal.

“Dan kami melaksanakan itu tanpa ada APBN dan APBD, tapi karena tanggung jawab nurani untuk mengamankan setiap jengkal anugerah alam menjadi surga kecil, menjadi istana damai, menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh kaum yang memilih untuk menyaksikan matahari terbit dua jam terdahulu di Indonesia yaitu Tanah Papua,” tandasnya.

Tapi yang penting bukan filosofi itu, yang penting adalah bagaimana kita semua sepakat untuk mengakui apa yang kurang. “Mari kita dukung perpanjangan Otsus Jilid II di Tanah Papua yang kita cintai ini bukan untuk menolaknya”.

Saya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama, bahu-membahu menjaga Kamtibmas di Tanah Papua ini agar tetap aman dan kondusif, jangan mudah percaya oleh berita-berita yang belum tentu sumbernya yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Naskah & Foto ; Kombes [Pol] Ahmad Musthofa Kamal [Kabid Humas Polda Papua]

Editor : Redaksi TBO

Artikel ini telah dibaca 79 kali

Baca Lainnya