Headline Nasional

Selasa, 23 Januari 2018 - 12:25 WIB

3 tahun yang lalu

“Tikus” Kotor Dibalik Rusaknya Jembatan Leuwi Coo

TB Online, Lebak

Pembangunan jembatan di Desa Leuwi Coo, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, yang belum lama ini dibangun Dinas PUPR melalui APBD diduga dikerjakan asal-asalan, pasalnya saat ini kondisi jembatan terlihat rusak parah dan sangat memprihatinkan.

Salah satu warga yang tidak mau disebut namanya dan rutin melintas di jembatan tersebut saat membawa barang dengan roda empat menuju  kota mengungkap jembatan tersebut belum lama dibangun sudah rusak. “Saya merasa khawatir dan ketakutan saat melintasi jembatan dengan kondisi sudah mulai mengalami keretakan disana sini,” tuturnya.

Masih kata dia, berharap agar pihak pemerintah daerah segera memperbaikinya. “Kalau dibiarkan terus seperti ini, khawatir nanti ada jatuh korban. Saya berharap kepada pemerintah agar segera memperbaikinya,” imbuhnya.

Sementara itu menurut Umar Rosid, Ketua Lembaga Investigasi Bhayangkara Indonesia (IBI) Kabupaten Lebak, mengatakan selain diduga dikerjakan asal-asalan pekerjaan tersebut juga tidak memasang papan informasi kegiatan dalam pelaksanaannya. “Tidak adanya papan informasi dilokasi proyek pekerjaan jembatan tersebut, itu adalah suatu pelanggaran dan tidak sedikit masyarakat yang mempertanyakan anggaran dan program dari mana dan berapa anggarannya,” tukas Umar pekan lalu.

Umar menambahkan, informasi yang berkaitan dengan pekerjaan yang dibiayai uang negara baik APBD maupun APBN itu wajib adanya dan itu telah diatur dalam Peraturan Perundang-undangan tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 Tahun 2018. “Jika dalam waktu dekat pihak terkait tidak segera memperbaikinya, maka lembaganya akan melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor DPUPR Kabupaten Lebak,” tegasnya.

Terkait jembatan tersebut menurutnya terkesan saling lempar tanggung jawab.”Keterangan Kepala Desa Coo, menyatakan bahwa yang bertanggung jawab pada kegiatan pembangunan itu adalah Dinas PUPR Kabupaten Lebak,” tuturnya sambil geleng-geleng kepala.

Dirinya berharap dinas terkait jangan membiarkan hal ini berlarut-larut. “Ini kalau dibiarkan akan menambah parah kerusakannya dan jembatan tersebut akan ambruk.” tegasnya. Redaksi

Artikel ini telah dibaca 848 kali

Baca Lainnya