Bangka Belitung Headline

Kamis, 17 Desember 2020 - 13:33 WIB

5 bulan yang lalu

Amri, Ketua KPU Bangka Selatan (Foto : Ist)

Amri, Ketua KPU Bangka Selatan (Foto : Ist)

Terkait Oknum KPPS di TPS Air Bara, Begini Tanggapan Politisi Demokrat Firman Dyah

TBOnline [BANGKA BELITUNG] — Politisi Partai Demokrat Bangka Belitung, Firman Dyah, buka suara terkait oknum KPPS di TPS 05, Desa Air Bara, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, yang kedapatan melakukan dugaan kecurangan dengan mengubah atau merusak kertas suara dengan paku, pada saat prosesi penghitungan suara 9 Desember 2020 lalu.

“Kami atas nama Ketua DPD Partai Demokrat Bangka Belitung, sangat mengapresiasi kepada masyarakat yang ikut mengawal pesta demokrasi dalam Pilkada serentak di Bangka Selatan, adapun terkait oknum penyelenggara pilkada di TPS 05 yang melakukan dugaan kecurangan sangat kita sesalkan karena sama hal nya dengan mencederai demokrasi di negeri ini,” kata Firman Dyah, Rabu (16/12/2020).

Menurut Sekretaris 1 DPD Partai Demokrat Bangka Belitung ini, sesuai intruksi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada seluruh kader dari pusat hingga daerah, agar menjaga dan mengawal demokrasi dalam pilkada serentak 2020 ini.

“Pesan beliau, jangan biarkan kecurangan mengubah pesta demokrasi kita,” ujarnya.

Sebuah paku yang digunakan oknum KPPS berinisial S di TPS 05 (Foto : TBO)

Adapun Partai Demokrat, lanjut Firman Dyah, hingga kini masih melakukan komunikasi dengan partai koalisi di Pilkada Bangka Selatan untuk menindaklanjuti kasus di TPS 05 Air Bara ini.

“Nanti kita informasikan segera, sekarang kita masih melakukan komunikasi langkah-langkah apa yang akan kita lakukan,” ujarnya singkat.

Proses pemungutan suara di TPS 05, air Bara, Air Gegas, Basel (Foto : Ist)

Diketahui akibat ulah oknum KPPS di TPS 05 ini, kemudian dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) pada Minggu (13/12/2020) lalu.Menurut Ketua KPU Bangka Selatan, Amri, PSU ini berdasarkan rekomendasi dari Panwascam Air Gegas melalui PPK.

“Terkait hal itu, kami menerima surat rekomendasi PSU di TPS 05 Desa Air Bara karena ditemukannya adanya pelanggaran yaitu pembukaan kotak suara dan/atau berkas pemungutan dan penghitungan suara tidak dilakukan menurut tata cara yang ditetapkan dalam perundang-undangan,” kata Amri, Sabtu (12/12/2020). Andi Mulya

Artikel ini telah dibaca 493 kali

Baca Lainnya