Nasional

Friday, 6 December 2019 - 03:17 WIB

1 month yang lalu

Lokasi tambak udang milik CV Budidaya Hamparan Lestari di wilayah Belinyu, Bangka [foto: andi]

Lokasi tambak udang milik CV Budidaya Hamparan Lestari di wilayah Belinyu, Bangka [foto: andi]

Tambak Udang di Belinyu Ditolak Warga, DPRD Janji Panggil Pihak Terkait

TBOnline [BANGKA] – Penolakan warga atas pembangunan tambak udang oleh CV Budidaya Hamparan Lestari di Jalan Sungai Pasir dan Sungai Perepat, Belinyu, Kabupaten Bangka, direspon anggota DPRD Bangka dengan mendatangi lokasi pembangunan tambak udang, Selasa [3/12] lalu.

Romlan, Ketua Komisi 3 DPRD Bangka dilokasi tambak udang [foto: andi]

Rombongan anggota dewan yang terdiri dari Ketua Komisi III Romlan, Rudy Budiono, Ramadian dan Mustopa tiba sekira pukul 07.00 Wib di lokasi. “Kami datang untuk menindaklanjuti laporan masyarakat yang keberatan atas aktivitas pembangunan tambak udang ini, karena menurut warga tidak pernah ada sosialisasi sebelumnya,” ujar Romlan. Selain itu, menurut Romlan, pihaknya juga tidak mengetahui pemilik CV Budidaya Hamparan lestari yang akan membangun usaha tambak udang ini. “Yang kita dengar hanya KJ dan FR selaku pengurus di lapangan,” katanya.

Untuk itu pihak DPRD Kabupaten Bangka akan memangil SKPD dan pihak pengusaha untuk mengetahui lebih jauh terkait perizinan yang telah dikeluarkan. “Kita akan kaji perizinannya dan memanggil pihak CV serta perwakilan warga untuk duduk bersama menyelesaikan sengketa ini. Kedepannya, harapan kita semua agar kegiatan pembangunan apapun dapat disosialisasikan kepada warga, jangan asal garap karena dapat menimbulkan konflik”.

Alat berat milik perusahaan ketika pembangunan tambak udang [foto: andi]

Sementara itu, Lurah Belinyu, Mustofa yang dikonfirmasi terkait aktivitas pembangunan tambak udang milik CV Budidaya Hamparan Lestari ini, mengaku tidak mengetahui karena memang pihak nya merasa belum pernah diikutsertakan dalam sosialisasi. “Beberapa bulan lalu ada pertemuan dengan warga namun terkait urusan jalan di sekitar lokasi tambak udang, jadi bukan sosialisasi pembangunan tambak udangnya,” tukas Mustofa.

Mustofa, Lurah Belinyu [foto: andy]

Aan, Ketua RT 01, Lingkungan VI, Kelurahan Belinyu bahkan mengaku sudah terdapat sekitar 100-an lebih tandatangan warga yang menolak keberadaan tambak udang dilingkungannya.

Menolak Aktivitas Tambak Udang, Warga Datangi DPRD

Salah satu spanduk yang berisi penolakan warga terhadap aktivitas tambak udang [foto: andi] 

Sebelumnya diketahui perwakilan warga mendatangi Kantor DPRD Bangka pada Senin [2/12] untuk menyampaikan penolakan tambak udang milik CV Budidaya Hamparan Lestari yang membabat mangrove dan mengancam pemukiman warga.

Anggota DPRD Bangka Dapil Belinyu-Riausilip, Ramadian, yang menerima perwakilan warga mengatakan permasalahan ini akan ditindaklanjuti ke Banmus DPRD Bangka. “Tolong diawasi kondisinya, tapi tolong jangan anarkis, nanti bersama-sama kami akan turun ke lapangan,” kata Ramadian.

Sedangkan, Wakil Ketua 1 DPRD Bangka, Mendra Kurniawan, mengatakan pengaduan atas pembukaan lahan tambak udang telah diterima, yang mana masyarakat meminta bantuan untuk menyelesaikan persoalannya. “Dalam hal ini seharusnya pihak pengusaha melakukan sosialisasi sebelum berinvestasi dengan tanpa mengenyampingkan lokasi tempat aktivitas masyarakat mencari nafkah,” jelas Mendra.

Secara kelembagaan DPRD Bangka akan melibatkan Komisi 2 dan Komisi 3 yang menangani bidang perizinan dan perikanan, sebagaimana diketahui perizinan untuk pemanfaatan lahan tersebut sebagai tambak udang diajukan melalui sistem perizinan online [OSS]. Andi Mulia

Artikel ini telah dibaca 707 kali

Baca Lainnya