Oase

Jumat, 4 Desember 2020 - 10:57 WIB

2 bulan yang lalu

Taman Baca Masyarakat Sukabuku Taman Literasi

TBOnline [SUKABUMI] — Pendidikan adalah kunci bagi terbentuknya Karakter Bangsa yang Unggul dan itu salah satunya adalah melalui literasi, Karenanya digagaslah taman baca ini di Desa Bojongkokosan Kabupaten Sukabumi pada tanggal 23 Oktober 2018.

Regenerasi Anak Bangsa

Mila, sebagai founder meyakini bahwa jalan perbaikan ini adalah melalui literasi-literasi baik yang mampu membangun karakter dan potensi personal anak serta dorongan untuk mampu berpikir kritis dan mandiri.

Terlebih lagi, disadari bahwa minat baca di daerah domisilinya itu amatlah rendah maka terdapat urgensi untuk mendongkraknya.

Dimulainya gerak literasi itu dengan bergabung dengan Pustaka Bergerak, lalu Taman Baca Masyarakat (TBM) bergerak ini mulai melapak di sekolah, yakni di MIN 1 Sukabumi di Cipanggulaan.

Regenerasi Pimpinan Masa Depan

Setelah satu tahun berjalan, pustaka ini lalu dipermanenkan di Jl. Raya Siliwangi no.2 RT.001 RW.001 kecamatan Parung kuda yang kemudian diurus bersama-sama Nanda Kurnaedi hingga hari ini.

Nanda Kusnaedi saat bersama regenerasi anak bangsa TBM

Program yang diselenggarakan di TBM ini diantaranya yaitu tersedianya buku dan akses peminjaman gratis bagi semua kalangan, kelas belajar gratis matematika dan bahasa Inggris, dibentuk pula komunitas diantaranya forum komunikasi taman baca.

Saat Diskusi di area TBM

Gerakan muda mudi berdikari, kegiatan diskusi dan sosial kemasyarakatan, dan baru-baru ini juga (Desember 2020), dibentuk sebuah wadah bernama “Atmosfer” sebagai wadah kreatif berkesenian audio dan visual yang digagas oleh seorang mahasiswa Design Komunikasi Visual Universitas Nusa Putra, M. Dery Kurniawan.

TBM ini lantas menjadi ruang berkumpul, berkegiatan dan berdiskusi lintas usia dan lintas organisasi, Harapan kedepannya adalah tercapainya visi misi TBM Sukabuku, yaitu:

Membina semaian-semaian generasi baru terliterasi yang mampu berpikir mandiri, kreatif, bijaksana, jujur dan bertanggung jawab, dan;
Melakukan regenerasi agen-agen pendidik untuk saling belajar, saling mengajar serta mampu mengaktualisasikan diri dalam penerapannya.

Oleh : M. Nabilah

Artikel ini telah dibaca 379 kali

Baca Lainnya