Headline Nasional

Minggu, 1 September 2019 - 12:05 WIB

2 tahun yang lalu

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram [Foto: Detik]

Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram [Foto: Detik]

Syukuran di Tahun Baru Islam 1 Muharram – Tradisi Apa Saja Yah?

TBOnline [PANDEGLANG] – Dalam rangkaian syiar Islam dan memeriahkan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 Hijriyah, Sekretariat Daerah Kabupaten Pandeglang, melalui Bagian Kesra menggelar kegiatan rutin berupa pawai obor, multi lomba seni Islam dan istighotsah. “Kali ini  kami menggelar berbagai lomba untuk lebih semaraknya Tahun Baru Islam, seperti nanti malam minggu ini (31/08/19) kami akan memberikan doorprice kepada peserta pawai obor,” kata Jainudin salah seorang panitia. Menurutnya pawai obor nantinya akan diikuti peserta dari siswa-siswi pelajar sekolah, OPD, ormas kepemudaan, ormas keagamaan, pondok pesantren, dan majlis ta’lim. “Peserta dari semua OPD mengikutkan minimal 30 orang.dengan memakai pakaian muslim atasan putih. Adapun peserta akan dilepas pada pukul 19.30 WIB oleh Bupati Pandeglang Irna Narulita, dimulai dan finish didepan halaman Masjid Agung Ar-Rohman,” katanya. Setelah pembukaan, kata Jainudin, dilanjutkan dengan  Istighotsah. “Semoga syiar Islam pergantian tahun baru islam ini akan membawa keberkahan bagi kita semua,” harapnya.

Pawai obor memperingati Tahun Baru Islam, 1 Muharram [Foto: Tribun]

Tidak hanya kegiatan yang dilakukan pemerintah daerah, perayaan 1 Muharram 1441 Hijriyah tahun 2019 ini juga disemarakan warga RT02, RT03 dan RW07 di Kp. Taman Sari, Desa Cikoneng, Kecamatan Mandalawangi, yang dipusatkan di Masjid Baeturohman dengan melaksanakan santunan bagi anak yatim .

 Berbagai Tradisi Unik 1 Muharram 

Dilansir dari DetikTravel, banyak tradisi 1 Muharram yang dilakukan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia, hal ini akibat proses pengaruh dari berbagai budaya sehingga muncul kegiatan unik untuk merayakan tahun baru Islam tersebut.

Meskipun begitu, jangan sampai salah kaprah ya. Dalam tradisi Islam, tidak ada ajaran khusus dalam menyambut pergantian tahun selain memanjatkan doa kepada Allah dan berpuasa untuk mendapatkan ridho serta ampunan-Nya.

Berikut ini beberapa tradisi 1 Muharram yang unik:

  1. Kirab Muharram

Tradisi 1 Muharram di Jawa salah satunya adalah Kirab Muharram. Ini adalah ritual yang dilakukan oleh Keraton Surakarta yakni menghadirkan kerbau bule atau kerbau putih milik Kiai Slamet. Kerbau Bule merupakan hewan kesayangan Susuhunan yang dianggap keramat.

  1. Ngadulang

Berbeda dengan Kirab Muharram, tradisi di Jawa Barat ini dinamakan Ngadulang. Ngadulang merupakan salah satu acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Sukabumi untuk merayakan tahun baru Islam. Di tahun baru Islam, ada perlombaan menabuh bedug yang menarik dan wajib diikuti.

Perayaan 1 Muharram 1441 Hijriyah warga di Kp. Taman Sari, Desa Cikoneng, Kecamatan Mandalawangi, yang dipusatkan di Masjid Baeturohman [Foto: Hadidi]

  1. Nganggung

Perayaan 1 Muharram di Pangkalpinang, Bangka memiliki keseruan tersendiri. Dalam acara Nganggung, masyarakat datang ke masjid dan membawa dulang berisi makanan dan lauk pauk untuk dinikmati bersama.

  1. Pawai Obor

Sebenarnya tak hanya di Banten, kegiatan Tahun Baru Islam dengan pawai obor terjadi banyak di berbagai daerah. Dengan mengenakan pakaian muslim berwarna putih, masyarakat berpawai memegang obor keliling untuk merayakan tahun baru hijriyah.

  1. Bubur Asura

Di Kalimantan, ada makanan khas yang adanya hanya di tahun baru Islam yaitu Bubur Asura. Bubur ini terbuat dari beras yang dimasak lama dengan santan dan dicampur dengan berbagai macam sayur-sayuran.

  1. Membeli Perabot Baru

Sepertinya tradisi 1 Muharram di Makassar ini agak aneh ya. Kabarnya, di hari tersebut para ibu di Makassar akan berbelanja memborong perabot rumah. Wah, kira-kira untuk apa ya?

  1. Mabit di Masjid

Perayaan 1 Muharram yang satu ini patut dicontoh nih. Masjid-masjid di Jakarta sering menyelenggarakan mabit pada malam Tahun Baru Islam. Biasanya kegiatan ini diisi dengan ceramah agama dengan tujuan untuk melakukan refleksi diri selama menginap di masjid.

Hadidi, Sunaryo, Robi, Ahda [dtk/bs]

 

 

Artikel ini telah dibaca 2693 kali

Baca Lainnya