Headline

Jumat, 28 Agustus 2020 - 13:52 WIB

4 minggu yang lalu

SYUKUR NIKMAT & SILATURAHMI — Puncak Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H dan Seren Taun di Desa Pulosari

TBOnline [SUKABUMI] — Bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H, ragam kegiatan religi bernuansa islami dipusatkan di halaman Kantor Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal-Kabupaten Sukabumi, hari ini Jum’at [28/08/20].

“Kegiatan ini merupakan rangkaian agenda SEREN TAUN yang akan digelar esok hari,” ungkap Dirja Miharja, Kades Pulosari. Sekdes Eman Sulaeman menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi dari peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1442 H dengan kegiatan SEREN TAUN.

Sebagai bagian kalender tahunan bagi Desa Pulosari, motivasi penyelenggaraan SEREN TAUN menurut Kades Miharja sebagai puncak rasa syukur atas karunia dan nikmat yang diberikan Allah SWT, serta sebagai ajang silaturahmi bagi warga.

“Bersyukur, utamanya atas hasil bumi Desa Pulosari yang berlimpah”.

Kades Pulosari Dirja Miharja [foto: Dedi Cobra]

Informasi yang dihimpun TBO, selain perlombaan keagamaan pada usia dini yang akan ditampilkan hari ini, tak kalah nyentrik ialah puncak acara SEREN TAUN yang akan menampilkan berbagai macam hasil bumi Pulosari.

Selain itu juga ditampilkan berbagai macam kesenian dan budaya lokal yang ada di Desa Pulosari, seperti; Parade [arak-arakan warga dari setiap sudut desa], Reog, Calung, Gendang Pencak, Wayang Golek dan banyak lagi yang lainnya.

Kegiatan ini, menurut Kades Dirja, terselenggara berdasarkan musyawarah para tokoh dan warga desa, adapun sumber pendanaan merupakan upaya dari panitia serta partisipasi beberapa pengusaha.

“Beberapa perusahaan yang ikut mensponsori kegiatan ini, seperti Star Energy [SE] dan Indonesia Power [IP]. Atas nama warga kami mengucapkan banyak-banyak terimakasih,” kata Dirja.

Lebih lanjut Dirja mengungkapkan, pihaknya berharap kegiatan SEREN TAUN ini dapat dihadiri kepala daerah maupun instansi pemerintahan terkait.

“Kami sudah menyampaikan undangan kepada Bupati Sukabumi, Ketua DPRD, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sukabumi dan unsur Muspika Kalapanunggal,” ucap Dirja.

Eman Sulaeman, Sekretaris Desa [Sekdes] Pulosari [Foto; Dedi Cobra]

Terakhir, Kades Dirja Miharja berharap agar ke depannya, desa yang dipimpinnya lebih subur, makmur dan barokah.

“Dan yang paling utama, agar silaturahmi warga tetap terjaga,” katanya.

Dilansir dari wikipedia, SEREN TAUN merupakan upacara adat panen padi masyarakat Sunda yang dilakukan setiap tahun. Upacara ini berlangsung khidmat dan semarak di berbagai desa adat Sunda. Upacara adat sebagai syukuran masyarakat agraris ini diramaikan ribuan masyarakat sekitarnya, bahkan dari beberapa daerah di Jawa Barat dan mancanegara. Dedi Cobra

Artikel ini telah dibaca 731 kali

Baca Lainnya