Polres Bangka Barat

Sunday, 8 September 2019 - 15:55 WIB

2 weeks yang lalu

Petugas Lantas Polres Babar tengah melaksanakan giat Operasi Patuh Menumbing 2019 [Foto: Humas]

Petugas Lantas Polres Babar tengah melaksanakan giat Operasi Patuh Menumbing 2019 [Foto: Humas]

Selama 9 Hari Operasi Patuh Menumbing, Lebih Dari 400 Pelanggar Lalu Lintas Ditindak Petugas

TBOnline [POLRES BANGKA BARAT] – Pekan pertama sejak Operasi Patuh Menumbing 2019 dilaksanakan [29 Agustus – 11 September 2019] yang digelar Sat Lantas Polres Bangka Barat, mencatat 400 lebih pelanggar lalu lintas yang ditindak langsung lewat mekanisme tilang, demikian pernyataan Kasatlantas AKP Toni Susanto, SH pada Sabtu [7/9] kemarin.

Sat Lantas Polres Babar tengah melaksanakan Giat Operasi Patuh Menumbing 2019 [Foto: Humas]

“Tilang dilakukan terhadap pengemudi kendaraan roda dua dan empat dengan fokus pada delapan jenis pelanggaran, yakni pengendara sepeda motor tidak memakai helm, pengemudi mobil tidak menggunakan sabuk keselamatan –safety belt, pengendara kendaraan yang usianya di bawah umur atau belum memenuhi persyaratan mendapatkan Surat Izin Mengemudi [SIM], pengendara melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaraan dalam kondisi mabuk, menggunakan telepon seluler, melebihi batas kecepatan dan muatan, serta melanggar rambu-rambu lalu lintas atau marka jalan,” terang Kasat.

Petugas Sat Lantas Polres Babar tengah melaksanakan Giat Operasi Patuh Menumbing 2019 [Foto: Humas]

Selain melakukan tilang, pihak Lantas Polres Babar juga memberikan surat teguran kepada pengendara sepeda motor, mobil pribadi, angkutan umum, dan angkutan barang selama 9 hari ini. “Jika pengendara kendaraan bermotor melakukan pelanggaran lalu lintas dan terjaring petugas Operasi Patuh Menumbing 2019 akan diberikan tindakan tegas berupa surat tilang, bahkan jika melakukan pelanggaran berat akan dilakukan penahan kendaraan,” lanjut AKP Toni.

Petugas Sat Lantas Polres Babar tengah melaksanakan Giat Operasi Patuh Menumbing 2019 [Foto: Humas]

Kasat Lantas, seizin Kapolres Bangka Barat menjelaskan sasaran operasi adalah segala potensi gangguan dan gangguan nyata, segala jenis pelanggaran yang sifatnya membahayakan keselamatan nyawa akan ditindak tegas dalam operasi ini. Alhideman  / [Humas]

Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya